MEDANHEADLINES.COM, Tapteng – Bupati Tapanuli Tengah, Bakhtiar Ahmad Sibarani mengunjungi sejumlah lokasi banjir yang melanda beberapa wilayah di Tapanuli Tengah, Rabu, (29/1/2020)
Bakhtiar juga menyempatkan diri melayat dan ikut mengantarkan 2 korban tewas yaitu pasangan suami isteri Azwirsyah Tanjung (55) dan Idwarnisa Tanjung (49) ke pemakaman. di Desa Padang Masiang, Kecamatan Barus
Setelah itu, Bakhtiar bersama tim gabungan BPBD Sumut, BPBD Tapteng, TNI dan Polri, OPD dan masyarakat memfokuskan penanganan dampak banjir terutama di desa-desa yang terisolir karena dihantam banjir.
“Sedang di lapangan, saya lagi ke tempat-tempat yang terisolir karena banjir ini,” ujar Bakhtiar
Dia mengatakan pemerintah sudah mendidirikan posko penampungan pengungsi, dapur umum, posko kesehatan dan hal-hal lainnya serta yang tak kalah pentingnya evakuasi korban dan pencarian korban hilang.
” Kalo untuk data lengkapnya nanti kami update lagi ya,” Kata Bakhtiar
Dari informasi terakhir yang didapatkan, Banjir yang melanda Tapteng ini mengakibatkan 7 orang meninggal dunia
2 orang Meninggal karena Banjir di Kec. Barus, dan 5 orang lainnya karena longsor di Kecamatan Andam Dewi.
Berikut daftar nama korban yang berhasil diidentifikasi:
1. Adwirzah Tanjung, umur 60 tahun, Laki², alamat Kelurahan Padang Masiang, Kec. Barus
2. Idwaranisa, umur 58 tahun, perempuan, alamat Kelurahan Padang Masiang, Kec. Barus
3. Marpaung, umur 50 thn, Laki², alamat Bonan Dolok, Kec. Andam Dewi
4. Juster Sitorus, umur 55 thn, Laki², alamat Bonan Dolok, Kec. Andam Dewi
5. Pardamean br Manalu, umur 85 thn, perempuan, alamat Bonan Dolok, Kec. Andam Dewi
6. Abdul Rahman, umur 72 thn, laki², alamat Bonan Dolok, Kec. Andam Dewi
7. Esrin Pane, umur 48 thn, laki², alamat Bonan Dolok, Kec. Andam Dewi
Sementara Wilayah terdampak banjir dan longsor di Tapteng berdada di 6 Kecamatan yaitu di Kecamatan Sorkam, Kecamatan Pasaribu Tobing, Kecamatan Sitahuis, Kecamatan Sarudik, Kecamatan Andam Dewi dan Kecamatan Barus. (red)











