Banjir Bandang Di Labura, TIM SAR Kerahkan Helikopter Cari Satu Keluarga Yang Hilang

 

MEDANHEADLINES.COM – Banjir Bandang yang menimpa Desa Hatapang , Kabupaten Labuhan Batu Utara pada Minggu (29/12/2019) Dini hari sempat membuat wilayah ini terisolir.

Namun setelah Jalan utama yang sebelumnya tertutup oleh beberapa jenis material berupa lumpur, bebatuan, potongan batang pohon hingga puing bangunan berhasil dibersihkan oleh tim gabungan dengan mengerahkan alat berat, akhirnya akses ke lokasi bisa dilalui kembali

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Agus Wibowo mengatakan, Dari Hasil pendataan sementara dan memperbaharui data yang sebelumnya, didapatkan sedikitnya 20 unit rumah hancur/rusak berat, 6 rumah hanyut, satu jembatan rusak,

” Adapun nama pemilik rumah rusak berat akibat banjir tersebut yang sudah terdata di antaranya: Udin (52), Saddam (56), Julian Ritonga (65), Anisa Lubis (60), Langit Naibaho (55), Anas Sipahutar (60), Inel (45), Iman (56), Maksum (55), Egi (35), Nurdin 51), Dapot Munthe (46), dan Monang Munthe (50). Sedangkan yang lainnya masih dalam proses pendataan,” Jelasnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa bencana banjir yang diduga disebabkan oleh penggundulan hutan secara liar dan ditambah faktor tingginya curah hujan juga menyebabkan satu keluarga hilang.

Data korban satu keluarga yang hilang tersebut adalah; Ahmad Albar Sipahutar (Kepala Keluarga), Cahaya Nasution (Istri), Reni Yana Sipahutar (anak), Irul Sipahutar (anak) dan Reja Sipahutar (anak).

Petugas dari Badan SAR Provinsi Sumatera Utara hari ini Senin (30/12) dijadwalkan akan melanjutkan pencarian dan pertolongan para korban satu keluarga yang hilang menggunakan bantuan helikopter sekaligus Untuk menyisir lokasi terdampak banjir.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *