MEDANHEADLINES.COM, Medan – Medan selalu menjadi list kota yang harus didatangi untuk mencari peluang suatu usaha. Sebab, kota ini dinilai menjanjikan untuk berbisnis khususnya di bidang kuliner dan tentunya kopi.
Penikmat kopi tidak terbatas hanya orang tua atau lelaki saja, tetapi kaum milenial hingga wanita juga mulai ramai menikmatinya.

Sebelumnya, berdasarkan riset diketahui bahwa peningkatan penikmat kopi di kalangan milenial karena alasan cita rasa, promo, sosial, dan ada juga yang datang hanya demi keperluan konten media sosial. Melihat hal ini, pengusaha kopi pun harus bisa menjadi wadah memenuhi keinginan konsumen yang beragam tersebut agar mampu bertahan di persaingan kedai kopi yang cukup ramai.
Tak hanya itu, di tengah perkembangan teknologi, warung kopi juga harus mengupdate diri. Menjual produk dengan online, hingga membuat aplikasi sendiri. Hal itulah yang dilakukan oleh Fore Coffee.

Startup kopi retail yang telah hadir di Jabodetabek, Surabaya, Bandung dan Medan ini selain menyajikan high quality Coffee lokal juga memiliki aplikasi yang bisa dipakai konsumen untuk membeli kopi di store Fore Coffee terdekat hanya dengan beberapa tap saja, konsumen bisa memilih pengambilan produk, ambil langsung atau layanan antar.
“Fore Coffee adalah startup coffee yang berbasis data dan teknologi. Semua yang kami hadirkan untuk konsumen sesuai data yang kami dapaykan. Dari situlah kami bisa tahu kebutuhan dan kebiasaan konsumen terhadap kopi sehingga produk yang kami hadirkan bisa sesuai dengan target,” ujar Co Founder & CEO Fore Coffee, Robin Boe di sela launching Fore Coffee di Sun Plaza, Kamis (19/12/2019).

Disampaikannya, store di Sun Plaza menjadi pertama di Medan dan ke 116 di Indonesia. “Kami sudah ada di beberapa kota dan kami konsisten dalam menggunakan kopi lokal. Fore Coffee mengolah biji kopi yang diambil langsung dari petani, jadi lebih segar dan berkualitas dengan harga yang efisiensi karena memang langsung kita sendiri uang fasilitasi,” ujar Robin sembari mengaku memilih Medan juga karena menjadi kota kelahirannya.
Tambahnya, kata Fore terinspirasi dari Forest, yakni hutan. “Hijau, memberi kehidupan, dan konsep kita mengubah gaya hidup menjadi lebih eco-friendly atau ramah lingkungan (Go Green). Kita ingin berkontribusi untuk sekitar, mulai dari membantu petani kopi, menyebarkan energi positif untuk semua dengan Go Green. Kami menggunakan kemasan yang bisa dipakai berulang kali sekaligus ada tempat sedotannya langsung, jadi tidak perlu lagi pakai sedotan,” ujarnya.
Tahun 2020, lanjutnya, pihaknya menargetkan akan membuka 4 store lagi di Medan. “Saat ini kami ada promo, selama 20-22 desember yakni Aren Latte hanya seribu rupiah. Selain itu, konsumen juga bisa menikmati berbagai promo menarik di aplikasi,” tutupnya. (raj)












