Gunakan Metode Pendistrakteran, Tim Gabungan Disposal Bom Kelompok Teroris di Polrestabes Medan

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Tim gabungan Densus 88 dan Polda Sumut kembali melakukan pemusnahan (disposal) Bom rakitan yang diperoleh dari jaringan teroris kelompok bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan.

Pemusnahan bom ini dilakukan tim di lahan Perkebunan PTPN ll Helvetia, Jalan Sei Bederah Jatian, Pasar III Lori, Dusun 20, Desa Klumpang Kebon, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang.

“Bom yang kita disposal ini ditemukan di tambak milik Hasbillah di Canang Kering, Sicanang, Kecamatan Medan Belawan, Medan. Disposal kali ini, kita menggunakan metode pendistrakteran,” kata Kasubden Jibom Gegana Brimob Polda Sumut, AKP Daud Pelawi, Kamis (21/11).

Daud menjelaskan, Bom yang akan dimusnahkan kali ini tidak dengan cara dihancurkan melainkan dengan cara pendistrakteran

“Kalau kemarin kita disposal dengan cara dihancurkan. Maka ini kita cerai-beraikan,” jelasnya.

Dalam proses pendistrakteran, tim Jibom memisahkan semua komponen yang ada dari rangkaian bom tersebut. “Jadi kita pisahkan dari casingnya, kabel switchnnya, dan inisiator, serta isiannya berupa paku dan beberapa komponen lainnya,” ujarnya.

Daud menerangkan, bom yang dilakukan disposal masuk dalam kategori low eksplosif. “Tapi kita tidak bicara high atau low-nya. Tapi besar dampaknya,” tambah Daud.

Sebelumnya di lokasi yang sama, Densus 88 dan Polda Sumut melaksanakan disposal dua bom, barang bukti yang disita di sebuah tambak di Sicanang, milik tersangka Anto. Tim gabungan juga memusnahkan sejumlah bahan dasar pembuatan bom dengan cara pembakaran.

Hingga saat ini Densus 88 dan Polda Sumut telah mengamakan 30 tersangka terkait kasus bom bunuh diri yang dilakukan Rabbial Muslim Nasution alias Dedek (24) di Mapolrestabes Medan, Rabu (13/11) kemarin.

Di antara 30 tersangka, tiga meninggal dunia. Sementara dari 27 lainnya, lima diantara perempuan. Saat ini para tersangka masih berada di Mako Brimob dan Polda Sumut untuk menjalani pemeriksaan dan penyelidikan. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *