Dua Jenazah Terduga Teroris Dimakamkan

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara mengembalikan dua jenazah terduga teroris jaringan bom bunuh diri di Polrestabes Medan kepada keluarga, Pada Selasa (19/11).

Mereka meninggal dunia usai ditembak tim gabungan Densus 88 dan jajaran Polda Sumatera Utara, saat penyergapan di Kota Datar Dusun I Kikik, Kecamatan Hamparan Perak, Deliserdang, Sabtu (16/11) kemarin.

Informasi yang diperoleh, Dari Rumah Sakit Bhayangkara TK II Medan, keluarga didampingi kepala lingkungan (Kepling) membawa jenazah K alias Bakpau Bin Samsudin menuju tempat pemakaman Umum (TPU) menggunakan mobil ambulance sekira pukul 12.50 WIB. Jenazah rencananya

dimakamkan di TPU, Kelurahan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan sekira pukul 13.20 WIB.

Begitu tiba di Kampung Sentosa Barat, Lingkungan XX, Canang Kering, rombongan jenazah disambut keluarga, warga sekitar dan Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis dan jajaran. Jenazah langsung dibawa ke TPU untuk segera dimakamkan, karena jenazah sudah dimandikan, dikafani dan di sholatkan di rumah sakit.

Puluhan warga ikut mengantar jenazah ke TPU Muslim Sentosa Barat. Isak tangis tampak mengiringi proses penguburan. Bahkan ada keluarga yang pingsan ketika melihat jenazah dimasukkan ke dalam liang kubur. Prosesnya berjalan dengan cepat dan aman karena banyak warga yang membantu dan mendapat mengawalan dari pihak TNI-Polri.

Di TPU, Kapolres Belawan AKBP Ikhwan Lubis mengucapkan terima kasih kepada warga yang mau menerima jenazah dan turut membantu proses pemakaman sehingga fardhu kifayah terakhir dapat terlaksana.

“Fardhu kifayah telah dilaksanakan. Alhamdulillah situasi lancar dan tidak ada masalah,” kata Ikhwan.
Selanjutnya, Ikhwan mengimbau kepada masyarakat khususnya warga Belawan agar jangan mudah terjerumus atau mengikuti kelompok

pengajian yang sifatnya tertutup. Dia lebih menyarankan agar warga mengikuti pengajian terbuka di masjid-masjid yang ustaz serta kegiatannya jelas.

“Kita bersama TNI dan pemerintah setempat akan terus meningkatkan pengamanan di wilayah ini,” jelas Ikhwan.

Di lokasi yang sama, Lurang Sicanang, Zulkifli juga memberikan imbauan, dia mengatakan agar warga sekitar tetap menjalankan aktivas seperti biasanya dan jangan merasa takut. Kemudia dia juga menginstruksikan agar pelaku lain yang merasa terlibat peristiwa bom bunuh diri di Polrestabes Medan, untuk segera menyerahkan diri.

“Jika ada masyarakat yang merasa terlibat sebaiknya segera menyerahkan diri,” ucap Zulkifli.

Pihak keluarga K alias Bakpau Bin Samsudin belum bersedia diwawancari wartaman. Mereka kelihatan masih trauma atas kejadian yang dialami anggota keluarganya.

Sementara jenazah terduga teroris berinisial P dimakamkan di TPU Jalan Kemiri III Simpang Limun Medan, di hari yang sama. (afd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *