Pemerhati : Produser Film Ajari Aku Islam Tak Hargai Ikon Medan

Produser Film Ajari Aku Islam Jaymes Riyanto

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Film Ajari Aku Islam sudah tayang di bioskop sejak 17 Oktober 2019 lalu. Film yang banyak syuting di Kota Medan ini cukup mendapat perhatian warga Kota Medan. Sebab, beberapa titik syuting diambil di beberapa tempat yang merupakan ikon Kota Medan.

Di balik itu, Pemerhati Film Sumatera Utara, Otti Batubara angkat bicara terkait tayangnya Film Ajari Aku Islam. Otti mengatakan, selama promosi film, Produser Film Ajari Aku Islam, Jaymes Riyanto selalu menggaungkan film itu merupakan film Medan dan akan memperkuat industri film di Kota Medan.

Namun kenyataaannya, saat menonton film Ajari Aku Islam, tak ada satu pun ucapan terimakasih kepada masyarakat Kota Medan di credit title di akhir film.

“Awalnya saya respek sekali. Namun, sesudah menonton saya kecewa. Tak ada satu pun ucapan terimakasih, baik pada warga Medan, seniman Medan, ataupun ikon-ikon kota Medan. Seperti Masjid Raya Al Mashun dan lainnya,” ujar Otti, Rabu (30/10/2019).

Menurut Otti, hal itu bukan permasalahan sepele. Sebab, selama syuting dan promosi, Produser Ajari Aku Islam, Jaymes Riyanto selalu menggaungkan bangkitnya Industri Film Medan dan film ini adalah filmnya orang Medan.

“Jadi, saya pikir itu hanya selimut saja. Bingkai yang digaungkan, hanya untuk memanfaatkan warga Medan, memanfaatkan Ikon Medan untuk mendapatkan keuntungan,”ungkapnya.

Otti mengungkapkan, seharusnya Jaymes Riyanto meminta maaf kepada warga Kota Medan, karena apa yang disampaikannya selama ini tidak sesuai dengan kenyataan.

“Harus minta maaflah, harus terbuka. Terbitkan ke media. Karena ucapannya tidak bisa dipercaya, tidak sesuai dengan apa yang disampaikan sebelumnya. Jangan main-main dengan kepercayaan masyarakat, ini bentuk penipuan terhadap warga Kota Medan juga,”pungkasnya. (raj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *