Bupati Sergai Harapkan ASN Miliki Kepribadian Dan Integritas  

MEDANHEADLINES.COM, Sergai – Bupati Serdangbedagai (Sergai) Ir H Soekirman membuka ujian dinas yang diikuti 49 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sergai,  Senin (14 /10) di Aula Theme Park Hotel Resort, Kecamatan Pantaicermin.

Dalam sambutannya, Soekirman menyampaikan bahwa Peraturan Pemerintah (PP) No. 12 tahun 2002 menyatakan kenaikan pangkat bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) merupakan salah satu cara untuk meningkatkan prestasi kerja dan pengabdian PNS kepada negara.

“Bukan hak, tapi penghargaan yang diberikan oleh pejabat berwenang karena prestasi kerja yang diperolehnya sesuai dengan persyaratan dan peraturan yang berlaku. Agar kenaikan pangkat dapat dirasakan sebagai penghargaan, maka kenaikan pangkat seyogyanya diberikan secara adil dengan mekanisme yang berdasarkan azas kompetensi”, ungkap Soekirman.

Disampaikannya, ujian ini ditujukan untuk memasilitasi ASN yang berpangkat Pengatur Tingkat I Golongan ruang II/d, agar dapat dinaikkan pangkatnya setingkat lebih tinggi pada Penata Muda Golongan Ruang III/a, dan ujian dinas Tingkat II untuk memasilitasi ASN yang berpangkat Penata Tingkat I Golongan Ruang III/d. Ujian ini juga dimaksudkan bagi ASN yang tidak menempuh jalur pendidikan S1, S2 maupun Diklat PIM III, bagi pejabat eselon III, tetapi sudah memiliki golongan II/d dan III/d.

Sedangkan materi yang diujikan adalah Pancasila, UU 1945, RPJM, peraturan perundang-undangan di bidang kepegawaian, KORPRI, teori kepemimpinan, fungsi manajemen, tugas, struktur organisasi, dan tata kerja instansi, substansi/muatan lokal, bahasa Indonesia, sejarah Indonesia, perkembangan politik dalam negeri, ekonomi dan pembangunan, perkembangan politik luar negeri, terutama kerjasama ASEAN. Dan bagi peserta ujian dinas tingkat II, akan ada sesi wawancara setelah ujian tertulis.

“Di era digital saat ini, segala sesuatu bisa didapat dengan mudah. Untuk itu, saya mengharapkan seorang ASN harus memiliki kepribadian dan integritas, serta ketahanan saudara harus meningkat, agar tidak dapat dipengaruhi atau diprovokasi pihak-pihak yang ingin memecah belah negara”, tegas Soekirman.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian Regional VI Medan, English Nainggolan SH MH menyampaikan bahwa setelah lulus dari ujian dan mendapatkan  kenaikan golongan, semua  peserta harus merubah perilaku dan pola pikir. “Jangan membawa perilaku pada saat kita berada di golongan II ke perilaku saat sudah jadi golongan III, begitu juga dengan golongan III yang naik golongan IV. Harus ada hal yang baru dari dalam diri kita”, imbaunya.

Saat ini, lanjutnya, untuk menjadi ASN sangat susah sekali. Oleh karenanya, tunjukanlah kontribusi sebagai ASN demi negara. “Jika sebagai ASN tidak memiliki kontribusi bagi negara, maka bisa saja diberhentikan dari status kepegawaian, mengingat sangat rugi sekali negara memberi gaji kepada pegawai yang tidak memberikan kontribusi nyata”, tegas English Nainggolan.

Sebelumnya Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sergai, Drs Dimas Kurnianto SH melaporkan peserta ujian dinas bagi ASN di lingkungan Pemkab Sergai tahun 2019 sebanyak 49 peserta, yang terbagi dalam tingkat I sebanyak 39 peserta dan tingkat II sebanyak 10 orang.(Mer)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *