Lindungi Anak Dari Paparan Asap Rokok, Pemko Medan Dukung Progam KTR Terus Dilakukan

 

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Pemko Medan mendukung Pusaka Indonesia dalam progam Kawasan Tanpa Rokok (KTR), yang bertujuan untuk melindungi anak-anak dan kaum perempuan dari paparan asap rokok, yang membahayakan kesehatan. Dikarenakan banyak tempat di Kota Medan masih minim KTR (Kawasan Tanpa Rokok).

Demikian disampaikan Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Sekda Kota Medan Ir Wiriya Alrahman MM saat menerima audiensi Pengurus Yayasan Pusaka Indonesia (YPI) di Kantor Wali Kota, Senin (23/9).

Selain mengajak Kota Medan untuk menerapkan KTR di Kota Medan, audiensi tersebut juga mengundang Wali Kota Medan untuk dapat hadir sekaligus menjadi pembicara pada tanggal 25-26 September di Kota Bogor untuk mengekspose mengenai dampak rokok pada anak-anak dan perempuan.

“Seperti yang kita ketahui dampak asap rokok sangat berbahaya bagi kesehatan, khususnya anak-anak dan terutama balita. Karena tidak hanya berdampak pada kesehatan, anak-anak tersebut juga dapat meniru dan akhirnya menjadi perokok,” ucap Sekda.

Didampingi Kadis Kesehatan Kota Medan dr Edwin Effend dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Irwan Ritonga, Sekda mengatakan masih minimnya kesadaran masyarakat untuk tidak merokok disembarang tempat, meskipun telah ditetapkan KTR di Kota Medan, tetapi sebagian tempat belum menyediakan tempat khusus untuk merokok.

“Masih minimnya kawasan kesadaran masyarakat serta lemahnya dalam penerapan dan sanksi. Begitu sulit membuat kesadaran kepada masyarakat. Pemerintah sendiri harus tegas dalam memberikan sanksi tidak boleh tanggung-tanggung,” ungkap Sekda.

Sementara itu, Ketua Badan Pengurus YPI OK Syahputra Harianda bersama Koordinator Pengendalian Tembakau Elisabeth Juniarti mengapresiasi Pemko Medan karena menerapkan KTR di Kota Medan meskipun pengimplementasiannya belum maksimal.

Maka dari itu, tambah OK, YPI ingin mengundang Wali Kota Medan untuk dapat hadir serta memberikan pemaparan dalam acara KTR se Asia Pasifik pada tanggal 25-26 September 2019 di Kota Bogor mendatang, yang akan dihadiri kepala daerah se Asia Pasifik.

“Kami mengundang semua kepala daerah se Asia Pasifik untuk dapat hadir di acara tersebut dan kami meminta kepada Wali Kota Medan Medan mewakili kepala daerah se Indonesia untuk dapat memberikan ekspose mengenai KTR pada acara tersebut nantinya,” jelas OK.

Dalam kesempatan ini, OK berharap kepada Pemko Medan agar terus konsisten dan menerapkan KTR di Kota Medan seterusnya. “Kami akan terus mendorong Pemko Medan agar terus konsisten dalam menerapkan KTR di Kota Medan agar terus berlanjut,” harapnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *