Duta GenRe 2019, Dutanya Para Milenial

Malam pemilihan Duta GenRe 2019 yang digelar BKKBN Perwakilan Provinsi Sumut. MEDANHEADLINES.COM/Rha

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Sumatera Utara menggelar malam grand final ajang kreatif produktif Generasi Berencana (GenRe) Indonesia. Acara yang berlangsung di Hotel Mercure Medan pada Sabtu (31/8) malam, sekaligus memilih Duta GenRe Sumut 2019. Para pendukung calon duta yang didominasi para milenial dan orangtua datang dari berbagai daerah guna menyaksikan langsung.

Kepala BKKBN Sumut Temazaro Zega saat membuka acara mengatakan, ada 13 kabupaten dan kota yang jadi peserta. Sebelumnya kegiatan ini hanya diikuti remaja di Kota Medan saja. Kemudian meluas sampai lima kabupaten dan kota. Dirinya berharap Duta GenRe yang terpilih menjadi ‘role model’ bagi remaja lain agar tidak terjerumus pada perilaku menyimpang seperti menikah dini, seks bebas, dan terpapar narkoba.

Zega bilang, jumlah remaja di Indonesia saat ini mencapai 30 persen dari jumlah penduduk, begitu juga di Sumut. Karena itu, BKKBN mengambil bagian untuk mempersiapkan remaja yang unggul dan tangguh agar Indonesia lebih maju.

“Program GenRe membina para remaja agar menjadi sehat, kuat dan produktif. Kita juga mengajak remaja Indonesia untuk mendewasakan usia perkawinan. Bagi wanita menikah di usia 21 tahun sedangkan pria 25 tahun,” jelasnya.

“Di Sumut, usia pernikahan rata-rata sudah di atas 21 tahun. Di daerah lain masih ada remaja yang menikah di usia 19 tahun. Kita terus mendorong agar usia kawin sesuai dengan target rencana strategis BKKBN,” sambung Zega.

Hal senada juga dikatakan Kasubdit Bina Ketahanan Remaja Asep. Katanya, akan terus memproduksi remaja produktif menjadi sumber daya manusia unggul.

Apalagi dari data 2019, jumlah remaja di dunia mencapai 1,8 miliar. Dalam sejarah, jumlah ini paling besar namun 600 juta-nya termasuk di Indonesia dan Sumut hilang dari agenda pembangunan. Faktornya karena pernikahan dini, penyalahgunaan narkoba, dan perilaku menyimpang lainnya.

“Mereka jadi tidak dapat berkontribusi banyak terhadap pembangunan,” ucap Asep.

Berdasarkan survey, perilaku seksual remaja di Indonesia semakin premisif, sekitar 80 persen. Ini dibuktikan dengan pola pacaran yang semakin bervariasi sehingga banyak remaja hamil di usia dini. Akibatnya banyak yang putus sekolah lalu menikah, atau tidak bisa lagi bekerja dengan maksimal.

“Melahirkan di usia dini, anaknya kemungkinan besar akan menjadi generasi yang tidak berkontribusi terhadap pembangunan karena diasuh oleh orangtua yang belum matang membina keluarga,” jelasnya.

Mengatasi hal itu, lanjut Asep, BKKBN, BNN dan dinas terkait membentuk pembinaan ketahanan remaja dan pendidik sebaya. Tujuannya agar bisa memberikan pendidikan kepada remaja yang mengalami masalah.

“Acara ini adalah momen penting, harapannya duta yang terpilih akan membantu memberikan pendidikan kepada teman sebayanya,” pungkasnya. (Rha)

Berikut nama-nama Duta GenRe 2019

Putra:
Juara 1: Adrian Fahri – Kota Medan
Juara 2: M Irsan Syahputra – Kota Medan
Juara 3: T Imam Wahyudi – Kota Medan
The Best Favorite: Muh Rayhan Ananda – Kota Medan
The Best Social Media Inspirator: Muh Alfa Rizi – Kabupaten Langkat
The Best Motivator: Angger Rahmadi R – Kota Binjai

Juara Putri:
Juara 1: Sarah Noverta Purba – Kota Sibolga
Juara 2: Azizi Syafila Harahap – Kota Binjai
Juara 3: Nur Rahmi Aqilia – Kabupaten Asahan
The Best Favorite: Ammara Zatira H. – Kota Medan
The Best Social Media Inspirator: Afifah Yan Aulia – Kota Medan
The Best Motivator: Novyta Sari Purba – Kabupaten Simalungun

The Best Poster: Nurhazlina Pratiwi – Kota Simalungun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *