Ribuan Batang Rokok dan Minuman Ilegal Dimusnahkan

Barang impor dan ekspor selundupan selama dua tahun dimusnahkan Bea dan Cukai Belawan, Kamis (29/8). Handout

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Barang impor dan ekspor selundupan dari kapal penumpang KM Kelud selama dua tahun mulai 2017-2018 dimusnahkan Bea dan Cukai Belawan. Hadir dalam aacara itu, Polres Pelabuhan Belawan yang diwakili Kasat Reskrim AKP Jerico Lavian Chandra, serta pejabat dari instansi terkait di antaranya karantina tumbuhan dan pejabat Lantamal 1 Belawan.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Belawan Tri Utomo mengatakan, pihaknya mendapat penetapan untuk memusnahkan barang yang menjadi milik negara dengan total nilai materil Rp140 juta lebih. Terdiri dari 512.400 batang rokok ilegal, 787 botol MMEA tidak resmi, dan 108 colly Ballpres.

“Nilai immateril yang diselamatkan tidak dapat dihitung karena kerugian yang ditimbulkan kalau barang yang akan dimusnahkan berada di pasar bebas,” kata Tri, Kamis (29/8).

“Ini berdampak pada terganggunya pertumbuhan industri tekstil dalam negeri, potensi terjangkit penyakit menular dari pakaian bekas, dan meningkatnya kerawanan sosial akibat penjualan miras ilegal,” katanya lagi.

Tri menjelaskan, kantor P2BC tipe madya pabean Belawan telah melaksanakan lelang terbuka terhadap barang yang dikuasai negara (BTD) dan barang yang menjadi milik negara pada 12 Agustus 2019 dengan total nilai limit Rp634 juta lebih. Bentuknya berupa jaw crusher, mesin bubut, 16 ribu lebih ban dalam, dan 11 ribu lebih ban luar sepeda.

Beberapa dari barang sitaan tersebut merupakan serah terima dari Lantamal 1 Belawan pada 2 Oktober 2017. Terdiri dari 20 botol MMEA Cointreau, 660 botol MMEA Coentreau, 10 botol Black Label, dan 7 koli pakaian bekas. Menurut Tri, penyitaan dan pemusnahan hasil penindakan impor dan ekspor serta barang dari kapal penumpang tujuannya untuk melindungi masyarakat (community protection).

“Bea cukai berperan aktif melakukan pengawasan terhadap barang-barang ilegal di titik masuk atau keluar,” tegasnya. (AFD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *