Bawa Sabu 14,87 Kg, Oknum Polisi Ini Dihukum 20 Tahun Penjara

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Majelis hakim Pengadilan Negeri Medan (PN) menjatuhi Hukuman 20 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan kepada personel Polres Samosir, Brigadir Sofiyan (35) karena terbukti bersalah mengirimkan 14,87 Kg sabu-sabu.

Selain itu, Teman Sofiyan yang juga terlibat dalam pengiriman tersebut yakni Alawi Muhammad alias Otong ( 21), juga dinyatakan bersalah dengan hukuman yang sama

Ketua majelis hakim Deson Togatorop mengatakan Sofiyan dan Alawi dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan pemufakan jahat secara tanpa hak atau melawan hukum, menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan atau menerima narkotika golongan I bukan tanaman dengan berat lebih dari 5 gram. Perbuatan itu diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Menghukum terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara masing-masing 20 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar, apabila denda tidak dibayar maka terdakwa dipidana 6 bulan kurungan,” kata Deson.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Mutiara Deliana juga meminta agar kedua terdakwa dihukum 20 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan.

Menyikapi putusan majelis hakim, pihak terdakwa menyatakan pikir-pikir. Sementara JPU menyatakan menerima putusan majelis hakim.

“Kita terima, tapi kita tunggu saja seminggu ini sesuai waktu yang diberikan,” kata Adefri, salah seorang JPU.

Diketahui, Sofiyan dan Alawi ditangkap di Jalan Asahan Sangnawaluh Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematang Siantar, pada Minggu (20/1) sekitar pukul 01.30 Wib. Mereka kedapatan membawa dua tas berisi total 14,87 Kg sabu-sabu. Satu tas memuat 12 bungkus berisi 11,976 gram sabu-sabu, sedangkan satu lagi berisi 3 bungkus sabu-sabu dengan berat bersih 2,994 gram.

Kedua terdakwa menggunakan mobil Toyota Rush warna abu metalik BK 1486 PJ milik Sofiyan untuk membawa sabu-sabu dari Game Zone di Jalan Ahmad Yani, Tanjung Balai.

Rencananya, mereka akan menyerahkan narkoba itu kepada seseorang yang belum dikenal di Pematang Siantar, Namun mereka terlebih dahulu ditangkap tim dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *