Koferda GmnI Sumut Dibuka, ini Pesan Bupati Taput


MEDANHEADLINES.COM , Tapanuli Utara| Konferensi Daerah (Konferda) GMNI Sumatera Utara akhirnya resmi dibuka di Sopo Partungkoan, Tarutung, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Kamis (1/8).

Pada acara ini, Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan menghadiri langsung seremoni pembukaan iven organisasi berideologi Marhaenisme.

 

Ketua Panitia Konferda, Paulus Peringatan Gulo mengatakan, kegiatan ini konferda kali ini akan dihelat selama 3 hari ke depan. Menurutnya momen ini menjadi kesempatan memaknai berbagai hal menyangkut pergerakan di Sumut.

 

“Kaum muda dari seluruh penjuru berkumpul dan berserikat (di Konferda), mencoba mendefinisikan ulang situasi kekinian di Sumatera Utara,” kata dia.

 

Dikatakan Paulus, Konferda Sumut dihadiri sebanyak 14 Cabang GMNI di berbagai kabupaten dan kota. Regenerasi kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sumatera Utara, menjadi agenda terpenting dalam Konferda.

“Selain itu Konferda akan menjadi ajang konsolidasi yang penting, bagaimana GMNI bersumbangsih dalam gerak kebangsaan, khususnya di Sumatera Utara,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Taput, Nikson Nababan dalam arahannya menyebut bahwa tuntutan besar bangsa saat ini berada di pundak generasi muda, khususnya mahasiswa.

“Mahasiswa dituntut kaya gagasan dan kreatifitas. Mahasiswa adalah nadinya bangsa. Sejak penjajahan, pemuda sangat berkontribusi, pergantian (regenerasi) pemerintahan, juga besar andil mahasiswa,” kata Nikson.

Dikatakan Nikson tantangan besar bangsa hari ini menyasar sektor keberagaman. Sentimen kelompok yang kian menguat, kata Nikson menjadi ancaman tersendiri pada keutuhan bangsa.

“Indonesia kaya akan suku, bahasa dan budaya. Jika dibawa pada sentimen kelompok, maka Indonesia ini akan bubar. Celakanya jika ada mahasiswa yang harusnya mengawal bangsa dan menjadi jantung tapi malah masuk dalam kelompok sentimen itu, maka Indonesia akan bubar,” ujarnya.

Nikson juga mengungkapkan berbagai progres pembangunan kepariwisataan yang kini bergeliat di kawasan Danau Toba dan Tapanuli. Salah satunya pembangunan jalur tol dari Danau Toba menuju Tapanuli Tengah yang menurutnya patut diapresiasi.

Dalam hal ini, masih Nikson mahasiswa dituntut berperan di tengah geliat kepariwisataan tersebut. Termasuk bagi GMNI Sumatera Utara yang kini sedang melaksanakan Konferda.

“Berbagai gagasan ini agar bisa masuk dalam ruang-ruang diskusi di Konferda ini dan agar Konferda ini juga bisa mendukung berbagai program tersebut di Tapanuli Raya dan Nias,” katanya.

Pantauan, seremoni pembukaan koferda dilakukan dengan pemukulan gong oleh Bupati Nikson. Terlihat hadir sejumlah Organisasi Kepemudaan (OKP). Pengurus Persatuan Alumni (PA) GMNI Tapanuli Utara yang digawangi Marito Pohan Simanjuntak juga terlihat hadir.

Sementara, dua pengurus DPP GMNI juga hadir, yakni Junianto Barus, Ricardo Loi, Selanjutnya pengurus DPD GMNI Sumut demisioner, yakni Faith Manalu, Faisal Hadi Pinem, M Ridwan Nasution, Paulus Gulo.(hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *