Antisipasi Banjir, Drainase Jalan Krakatau Di Normalisasi

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan bersama jajaran Kecamatan Medan Deli melakukan normalisasi drainase di Jalan Krakatau, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli. Pasalnya, kondisi drainase serta gorong-gorong yang ada tidak lagi berfungsi dengan baik karena permukaannya dipenuhi sampah. Alhasil, drainase tidak mampu menampung debit air hujan sehingga melimpah dan menggenangi jalan maupun rumah warga.

Selain puluhan petugas Dinas PU, normalisasi juga melibatkan personil Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU) Kecamatan Medan Deli. Meski air drainase telah menghitam karena lama tidak mengalir dan dipenuhi sampah, mereka tak ada rasa jijik sedikit pun. Mereka satu persatu memasuki drainase dan mulai melakukan pembersihan dengan menggunakan cangkul dan penggaruk.

Sampah hasil penggarukan ditempatkan dalam ember plastik yang diikat tali. Setelah penuh sampah, petugas yang ada di pinggiran drainase kemudian menariknya. Selanjutnya sampah-sampah itu ditempatkan dalam truk milik Dinas PU. Setelah truk penuh, sampah selanjutnya dibuang ke tempat pembuangan. Salin pembersihan sampah, petuga sjuga mengorek drainase yang telah mengalmi pendangkalan tersebut.

Di samping itu sejumlah petugas memasuki gorong-gorong karena sampah banyak menumpuk di dalamnya sehingga air tidak dapat mengalir. Berkat kerja keras yang dilakukan, sedikit demi sedikit permukaan drainase berhasil dibersihkan dari smapah. Bersamaan itu air drainase yang selama ini tidak mengalir kini mengalir kembali dengan perlahan-lahan.

Camat Medan Deli Ferry Suheri mengatakan, normalisasi seperti ini akan terus dilakukan selama seminggu dalam setiap bulannya. “Artinya setiap ada drainase maupun parit yang tersumbat akan kita normalisasi selama seminggu penuh sehingga benar-benar bersih dan air mengalir kembali. Normalisasi akan kita gilir, priorita utama adalah draianse maupun parit yang telah tersumbat,” kata Fery.

Untuk wilayah Medan Deli, Fery mengaku sudah melakukan pemetaan sehingga diketahui sejumlah titik yang menajdi langganan genangan air maupun banjir karena draianse ataupun parit yang ada tersumbat. “Dengan upaya yang dilakukan ini, insya Allah mampu meminimalisir terjadinya genangan air maupun banjir di wilayah Medan Deli,” ungkapnya.

Ferry selanjutnya menambahkan, hasil pengorekan akan langsung diangkut dan dibawa menuju tempat pembuangan. Sebab, dikhawatirkan sampah akan kembali masuk ke dalam drainase yang baru dikorek saat hujan turun mengingat dalam beberapa hari belakangan ini hujan rentan turun. Di samping itu Ferry pun sangat mengharapkan dukungan penuh warga sekitar untuk peduli dengan kebersihan drainase.

‘’Kami berharap normalisasi yang dilakukan ini dapat memberi pemahaman dan edukasi bagi warga untuk peduli dengan kebersihan lingkungan tempat tinggalnya masing-masing, terutama drainase tersebut. Kepedulian itu dapat diwujudkan dengan tidak lagi membuang sampah sembarangan dalam parit, drainase maupun sungai. Kami juga mengimbau warga untuk kembali menggalakkan gotong royong setiap Minggunya sehingga kebersihan lingkungan maupun drainase senantiasa terjaga dengan baik,” harapnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *