Pekerja Gudang Goni di Silambo Medan Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

 

MEDANHEADLINES.COM, Medan- Ronatal Situmorang (31) ditemukan tewas di gudang goni bekas di Jalan Muara Silambo Toba, Dusun V A, Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, Sabtu (15/6/2019) pagi. Pekarja gudang itu ditemukan dengan kondisi berlumuran darah tak jauh dari mesin pencuci goni yang ada di lokasi kejadian.

Sebelum ditemukan tewas, sekira pukul 09.45 WIB, korban yang tinggal di Jalan Tangguk Bongkar VII, Kelurahan Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Medan denai, ini masih terlihat membeli gula pasir dan rokok di warung Riswandi di dekat tempatnya bekerja.

Setelah membeli keperluannya Ronatal kembali masuk ke gudang, tapi tidak ada yang melihat ia sedang apa di dalam. Namun, sekira pukul 10.00 WIB, pekerja wanita di gudang milik Torang Purba (51) bernama Yanti Br Saragih keluar gudang sambil teriak minta tolong kepada Riswandi.

Penasaran, Riswandi masuk ke dalam gudang dan melihat Ronatal sudah tewas dengan kondisi bersimbah darah di dekat mesin pencucian goni kotor di dalam gudang. Melihat temuan itu mereka kemudian menghubungi pihak kepolisian.

Tak lama berselang, Polsek Percut Seituan tiba dan langsung membuat garis polisi agar warga yang sudah ramai tidak bisa masuk ke lokasi kejadian. Selanjutnya polisi melakukan pemeriksaan terhadap jasad Ronatal dan mengambil keterangan saksi-saksi.

Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan Iptu MK Daulay mengatakan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi-saksi, Ronatal diperkirakan tewas kerena kecelakaan kerja atau kelalaiannya sendiri. Dari kecelakaan kerja itu, tubuh Ronatal mengalami luka sobek di pipi kanan, kepala belakang pecah dan muka dalam keadaan remuk.

Demi kepentingan penyelidikan lebih lanjut, jenazah Ronatal dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut untuk dilakukan Visum.

“Kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. Hasil pemeriksaan awal kita, ia tewas akibat kecelakaan kerja yang dilakukannya sendiri,” jelas Daulay kepada wartawan di lokasi kejadian (Afd).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *