Siapa Dibalik Aksi 22 Mei, Ini Kata Direktur Sociology Strategy Institue

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Direktur Sociology Strategy Institue, Hanief Palopo Wibowo mengungkapkan aksi yang akan dilakukan pada 22 mei mendatang disinyalir hanya akan mendapat sedikit dukungan dari masyarakat

Hal ini dilihat dari mundurnya beberapa ormas serta partai politik yang meminta agar tidak ikut serta dalam aksi ke kantor KPU tersebut.

“Mari kita lihat, siapa pengusung gerakan 22 mei mendatang, Muhammadiyah, melalui ketua Umumnya, Haedar Naser minta kepada warga Muhammadiyah agar tidak ikut aksi 22 Mei. Kalau Nahdlatul Ulama (NU) sejak awal sudah jelas posisinya dan menolak keras gerakan 22 mei.” Katanya.

Dikatakan Hanief, kalau NU dan Muhammdiyah saja sudah bersikap, lantas siapa yang akan mendukung Aksi 22 Mei Mendatang? Apakah parpol pengusung paslon 02?

” Jika dilihat hal tersebut tidak terjadi, Partai Demokrat tampak semakin jauh. PAN, melihat gestur politiknya akan menerima putusan KPU Bagaimana dengan PAN? Gestur politik Zulkifli Hasan sebagai Ketua Umum, tampaknya akan menerima putusan KPU. PKS tampaknya tidak lagi ngotot, Hardliner PKS dengan tegarnya 2019gantipreaiden tidak lagi terdengar. Mereka cukup puas dengan perolehan suara yang signifikan, Gerindra satu-satunya partai yang setia mengawani Prabowo” terangnya.

Menurut Hanief, Satu -satunya yang tetap bertahan dalam aksi inihanyalah eksponen PA 212 dan ormas pendukung Prabowo.

” Kita sangat paham dengan gerakan mereka, Karena itu, bisa dikatakan, jikapun ada demo besar tanggal 22 Mei, itu bukan demo partai politik pendukung paslon 02, karena kelompok partai politik lebih rasional melihat kepentingannya. Tapi lebih kepada kelompok kelompok tertentu saja,” katanya.

Hanief Juga mengapresiasi langkah kepolisian untuk mengamankan situasi dan mengamankan sejumlah orang yang dianggap memprovokasi suasana menjadi lebih panas.

” Kalaupun ada aksi 22 Mei, semoga berjalan damai. Kalau ada yang bikin rusuh, aparat kemanan jangan pernah ragu untuk mengambil tindakan hukum” pungkasnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *