Selama Ramadhan, Menag Imbau Ormas Tak Lakukan Sweeping

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin memaparkan hasil sidang isbat usai mendengarkan pemaparan posisi hilal dari 34 provinsi terlebih dahulu di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Minggu (5/5). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

MEDANHEADLINES.COM – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta seluruh pihak terutama ormas untuk menahan diri agar tidak melakukan razia selama bulan suci Ramadan 1440 Hijriah.

Apalagi, razia tersebut dilakukan tanpa pendampingan dari aparat penegak hukum dan cenderung main hakim sendiri yang dapat berpotensi konflik.

“Menurut saya, kaitannya dengan sweeping atau tidak, ada baiknya untuk semua kita mampu menahan diri. Bulan Ramadan adalah bulan di mana setiap kita diberikan kesempatan untuk melatih diri dan mengendalikan hawa nafsu kita masing-masing,” tutur Lukman di Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Minggu (5/5/2019).

Lukman lebih memilih agar ormas maupun masyarakat dapat berkoordinasi dengan pihak keamaan, jika menemukan unsur-unsur yang dinilai menodai kesucian bulan Ramadan.

“Sampaikan hal itu kepada aparat penegak hukum, agar hanya mereka yang punya kewenangan untuk melakukan hal seperti itu. Karena semua tindakan itu harus berdasarkan hukum,” kata Lukman.

Ia juga mengaku telah berkomunikasi dengan ormas-ormas Islam terkait imbauan pelarangan razia ke tempat-tempat hiburan malam atau warung makam yang buka pada siang hari.

“Semuanya sudah kami komunikasikan, seperti juga imbauan dari MUI bahwa setiap kita mari dijaga kesucian bulan Ramadan ini. Sehingga tidak menimbulkan hal-hal yang berpotensi menimbulkan kegaduhan atau kerawanan sosial secara umum,” ujar Lukman.(Red/suara.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *