Pertanyakan Proses laporan Pelanggaran Pemilu, Ratusan Massa Unjuk Rasa Ke Kantor Bawaslu

 

MEDANHEADLINES.COM – Ratusan Massa dari Aliansi Masyarakat Pendukung Penegakan Hukum Pemilu menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumut di Jalan Adam Malik Medan, Senin (25/3/2019) Siang

Unjuk rasa ini mereka lakukan untuk menanyakan perkembangan proses laporan pelanggaran yang diduga dilakukan oleh Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra Raden Muhammad Syafii alias Romo yang dianggap menyebarkan kebencian terhadap penyelenggara pemilu. Baik KPU, Bawaslu hingga dari pihak kepolisian.

Selang beberapa saat mereka berorasi, perwakilan pengunjuk rasa kemudian dipanggil untuk mendapat penjelasan dari Kasubbag Hukum dan Humas Bawaslu Sumut Feriansah Pohan yang mengatakan bahwa kasus tersebut sudah dilimpahkan ke Polda Sumut.

“Kami merasa lega, kasus dugaan pelanggaran pemilu sudah memenuhi unsur pidana. Yang akan ditindaklanjuti oleh Polda,” ujar Hendriadi, koordinator aksi.

“Harusnya beliau memberikan keterangan keterangan yang menyejukkan masyarakat. Bukan malah untuk menebar kebencian dan menebarkan fitnah. Dan tidak mempercayai penyelenggara pemilu,” Tambahnya.

Sementara itu Feriansah Pohan menjelaskan kasus Romo sudah dilimpahkan ke Penyidik Polda Sumut. Kasus itu ditetapkan memenuhi unsur pidana setelah rapat pembahasan pada Selasa (19/3).

“Proses tindak pidana pemilu itu dilakukan di Gakkumdu Bawaslu. Dan mulai Gakkumdu sudah pembahasan pertama. Sudah dilimpahkan ke Polda Sumut,” ujarnya.

Klarifikasi terhadap Romo juga sudah dilakukan di Bawaslu RI. Karena kesibukan Romo menjadi wakil rakyat membuat Bawaslu harus jemput bola ke Jakarta.

“Percayakan kepada Polda untuk melakukan penyidikan kepada proses ini,” ujarnya.

Sebelumnya, Romo dilaporkan warga atas nama Fakhruddin Pohan. Laporan itu adalah buntut dari orasi Romo saat unjuk rasa di depan Masjid Raya Al Mashun Kota Medan beberapa waktu yang lalu

Akibat unjuk rasa ini, Ruas Jalan Adam Malik sempat mengalami kemacetan karena massa akis yang datang dengan menggunakan angkutan kota ini memblokir jalan, namun situasi itu tak berlangsung lama, karena usai mendapatkan jawaban dari Bawaslu dan menyampaikan orasi nya Ratusa massa tersebut membubarkan diri secara teratur. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *