Harga Cabai Menanjak Naik, Sumut Diprediksi Bakal Mengalami Inflasi Tinggi

Harga Sayur Mulai Melonjak Naik

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Kenaikan harga cabai merah disejumlah wilayah di Sumatera utara diprediksi dapat meningkatkkan inflasi di Sumut pada bulan maret ini

Cabai merah yang sebelumnya sekitar Rp 15 ribu/Kilogram kini melonjan hingga RP 25 ribu/Kilogramnya

“Seperti yang kita ketahui bahwa cabai merah kerap menjadi penyumbang inflasi besar bagi wilayah Sumut. Termasuk juga deflasinya saat harga cabai mengalami penurunan,” ungkap Ketua Tim Pemantau Harga Pangan Sumut, Gunawan Benjamin, Jumat (22/3).

Jika nantinya data cabai ditarik hingga 1 minggu menjelang penutupan bulan Maret, sambungnya, inflasi besar kemungkinan akan berada di atas 0.5%. Namun, jika tidak, maka inflasi akan berada dalam rentang 0.2 hingga 0.4%.

Selain cabai merah, Gunawan juga menjelaskan harga bawang merah juga mengalami lonjakan menjadi Rp 37 ribuan per Kg. jauh diatas harga idealnya.

Hal serupa juga terjadi pada harga komoditas bawang putih yang harganya mengalami kenaikan dikisaran Rp 24 ribuan saat ini. Padahal sebelumnya dikisaran Rp 28 ribuan per Kg.

Faktor pemicu meroketnya harga bawang, kata dia, masih dikarenakan minimnya stok bawang khususnya Bombai (bawang peking) menurun. Selain itu, stok bawang dari wilayah solok juga mengalami penurunan. Hal ini memicu terjadinya kenaikan pada harga bawang secara keseluruhan. Sehingga Maret ini akan menjadi bulan yang menyumbangkan inflasi signifikan.

“Untuk harga cabai sendiri saya pikir sudah memasuki harga idealnya saat ini. Kita berharap tidak ada lonjakan yang signifikan untuk harga cabai. Walaupun belum bisa sepenuhnya dikonfirmasi bahwa cabai akan berlanjut kenaikannya,” ucap Gunawan.

Sementara itu, harga beras masih cenderung mengalami penurunan hingga awal Ramadhan nanti. Sejauh ini terjadi penurunan harga beras sekitar 200 rupiah per Kg nya. Meskipun sejumlah pedagang masih ada yang bertahan di harga lama. Selain beras telur ayam sejauh ini juga mengalami penurunan. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.