MEDANHEADLINES.COM, Medan – Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan berhasil mencapai final pertama ditahun 2019. Tiket final diraih pemain berjuluk duo Daddies tersebut setelah mengalahkan pasangan muda Tiongkok, Han Chengkai/Zhao Haodong dalam dua set langsung, 21-11 dan 21-18.
Sadar kalah dari sisi stamina dari pasangan yang lebih muda 10 tahun, Ahsan/Hendra mencoba bermain lebih rapat. Keduanya tidak banyak mengangkat bola dan meladeni permainan rally yang coba dikembangkan pasangan Tiongkok. Justru, Ahsan/Hendra berusaha mengambil poin secepatnya.
Efeknya, Ahsan/Hendra berhasil unggul cepat. Bahkan dalam tempo 4 menit, Ahsan/Hendra langsung unggul 11-5. Dominasi Ahsan/Hendra pun terus berlangsung hingga berhasil menutup set pertama 21-11 dalam durasi 11 menit.
Di set kedua, Ahsan/Hendra tidak banyak merubah cara bermainnya. Namun, Han/Zhao meningkatkan level permainannya yang membuat laga berlangsung lebih ketat. Ahsan/Hendra pun hanya unggul 1 satu poin saat set kedua memasuki interval.
Selepas break, pertandingan masih berlangsung ketat. Hingga poin 16-15, ganda Tiongkok masih mampu memberikan perlawan. Namun setelahnya, Ahsan/Hendra menunjukkan kematangannya. Peraih gelar kejuaran dunia dua kali tersebut segera menjauh dan menutup set kedua 21-17.
Kemenangan Ahsan/Hendra membuka jalan terciptanya All Indonesia Final. Sebab dilaga lain, Indonesia masih mempunyai Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang akan menghadapi ganda Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen. (ask)












