Greysia/Apriyani Kalah, Ganda Putri Indonesia Tanpa Gelar di Daihatsu Indonesia Master 2019

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Sektor ganda putri Indonesia harus menerima kenyataan gagal mempersembahkan gelar juara dalam gelaran Daihatsu Indonesia Master 2019. Hasil tersebut setelah pasangan terbaik Indonesia, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu harus kalah dari juara bertahan, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi asal Jepang.

Bertanding di Istora Senayan, Jakarta pada Sabtu, 26 Januari 2019, Greysia/Apriyani harus mengakhiri laga dengan kekalahan 20-22, 22-20 dan 12-20. Pertandingan sendiri berjalan ketat dan berlangsung hingga 74 menit.

Pertandingan berjalan menarik sejak awal laga. Greysia/Apriyani mencoba mengulang kemenangan atas pasangan yang sama dalam gelaran Malaysia Master 2019 bulan lalu. Kedudukan pun berlangsung ketat hingga interval pertama ditutup dengan kedudukan 11-7.

Pasca interval, Greysia/Apriyani mencoba mempercepat tempo permainan. Hasilnya, mereka sempat unggul jauh 18-11 dari unggulan kedua tersebut. Namun saat kemenangan sudah didepan mata, Greysia/Apriyani seperti kehilangan konsentrasi.

Perlahan-lahan keunggulan 7 poin Greysia/Apriyani terkejar hingga kedudukan seimbang 18-18. Sempat mendapatkan keuntungan game poin terlebih dahulu saat skor 20-19, Greysia/Apriyani justru harus merelakan set pertama setalah kalah 20-22.

Laga menarik masih tersaji di set kedua. Kedudukan pun terus berlangsung ketat hingga Greysia/Apriyani menutup interval dengan skor ketat 11-10. Saling kejar-mengejar poin pun masih terus berlangsung.

Di akhir set ini, Greysia/Apriyani pun sempat tertekan. Sebab keduanya harus tertinggal 18-20 dari Misaki/Ayaka. Tapi secara luar biasa, Greysia/Apriyani merebut 4 poin selanjutnya untuk berbalik unggul 22-20 dan memaksa rubber game.

Di set ketiga, Greysia/Apriyani memulai laga dengan kurang baik. Greysia/Apriyani sempat tertinggal 0-4 diawal laga. Namun usaha keras terus diberikan oleh pasangam nomor 4 dunia tersebut. Bahkan saat skor 4-6, Greysia pun sempat mendapatkan perawatan medis sebelum harus menutup interval dengan tertinggal 7-11.

Namun selanjutnya, kondisi menjadi anti klimaks bagi pasangan Indonesia. Stamina yang terkuras di 2 set sebelumnya membuat pukulan Greysia dan Apriyani menjadi tidak akurat. Hingga akhirnya Greysia/Apriyani harus mengakui keunggulan Misaki/Ayaka dengan skor 12-20.

Hasil ini membuat Greysia/Apriyani gagal mengulang hasil di Malaysia Master 2019. Saat itu, Greysia/Apriyani berhasil melaju ke final kendati harus kalah di partai puncak dari pasangan Jepang lainnya, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota.

Sebaliknya, Misaki/Ayaka berpeluang mempertahankannya gelar Indonesia Master. Di partai puncak, Misaki/Ayaka sudah ditunggu pasangan Korea, Kim So Yeong/Kong Hee Yong. (ask)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.