Daihatsu Indonesia Master 2019 : Ginting Kalah, 4 Wakil Indonesia Susul Greysia/Polii ke Semifinal

 

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting harus mengakui keunggulan Kento Momota asal Jepang, dalam lanjutan babak perempatfinal Daihatsu Indonesia Master 2019. Ginting harus rela kalah dua set langsung dalam pertandingan yang berlangsung di Istoran Senayan, Jakarta pasa Jumat, 25 Januari 2018.

Sejak awal pertandingan, Ginting langsung berada dibawah tekanan Momota. Tidak banyak yang dapat dilakukan Ginting hingga tertinggal 3-11 saat interval. Pasca break, tidak banyak perubahan yang terjadi hingga Ginting harus kalah telah 9-11 dari pemain peringkat 1 dunia tersebut.

Di set kedua, Ginting mencoba memberi perlawanan lebih keras. Namun tampaknya Ginting sedang tidak berada di kemampuan terbaiknya hingga tetap tertinggal saat kedudukan 6-11. Meski terus berusaha mendekat, akhirnya Ginting harus rela tetap kalah dengan skor 10-21.

Beruntung kekalahan Ginting tidak diikuti oleh wakil Indonesia lainnya. Tercatat 4 wakil Indonesia lainnya berhasil mengalahkan lawan mereka masing-masing hingga berhak melaju ke semifinal. Keempatnya mengikuti jejak Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang berhasil lebih dulu melaju.

Wakil pertama yang berhasil menyusul Greysia/Apriyani adalah pasangan ganda campuran senior, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Pemain peringkat empat dunia tersebut mengalahkan pasangan muda Jepang, Takura Hoki/Wakana Nagahara dalam dua set langsung 21-16 dan 21-15.

Di semifinal, pasangan yang akrab disapa Owi/Butet tersebut akan berhadapan dengan Chan Peng Soon/Goh Liu Ying asal Malaysia. Khusus bagi Butet, turnamen kali ini adalah yang terakhir sebelum dirinya memutuskan pensiun dari dunia bulutangkis internasional.

Rekan Ginting di sektor tunggal putra, Jonathan Christie juga berhasil maju ke semifinal. Christie berhasil mengalahkan tunggal India, Srikanth Kidambi dalam dua set langsung, 21-18 dan 21-19. Di semifinal, Christie akan melawan jagoan Denmark, Anders Antonsen.

Sementara di sektor ganda putra, Indonesia sukses meloloskan dua wakilnya ke semifinal. Pasangan senior, Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan secara mengejutkan mengalahkan pasangan peringkat 2 dunia saat ini, Li Junhui/Liu Yuchen asal Tiongkok.

Sempat sengit diawal set pertama, Ahsan/Hendra tidak lagi terkejar semenjak unggul 11-9 saat interval
hingga menutup set pertama 21-16. Bahkan di set kedua, Ahsan/Hendra sempat unggul 10-0 sebelum break. Meski setelahnya berlangsung lebih ketat, namun Ahsan/Hendra mampu mengunci kemenangan dengan skor 21-12.

Di semifinal, Ahsan/Hendra akan melawan pasangan Tiongkok lainnya, Han Chengkai/Zhao Haodong. Jika berhasil menang, Ahaan/Hendra akan melaju ke final untuk pertama kalinya semenjak memenangi Singapura Open 2018 pertengahan tahun lalu.

Wakil terakhir yang melaju adalah Marcus Gideon Sukamuljo/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Menghadapi kompatriotnya Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Marcus/Kevin harus bekerja keras dalam tiga set, 18-21, 21-17 dan 21-19.

Di semifinal, pemain berjuluk The Minions tersebut akan melawan ganda putra Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen. (ask)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.