Paropo, Kepingan Surga Di Sisi Utara Danau Toba

Foto-foto : Keindahan Paropo di Festival Danau Toba 2018.
– Festival Danau Toba 2018

MEDANHEADLINES.COM, Dairi – Festival Danau Toba 2018 merupakan event budaya yang diselenggarakan setiap tahun. Event ini, salah satu acara terbesar yang dirancang untuk memperkenalkan keindahan sekitar Danau Toba. Mulai dari budaya, seni dan berbagai hal lainnya.

Tahun ini, Festival Danau Toba berlangsung selama empat hari, yakni 5 Desember hingga 8 Desember 2018. Acara digelar di Paropo, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara.

Dari Kota Medan, membutuhkan waktu sekitar empat jam perjalanan menuju Desa Paropo. Kini, akses jalan sudah bagus. Sehingga, memudahkan perjalanan pengunjung Festival Danau Toba 2018. Hal itu, tentu memudahkan bagi wisatawan dari luar Sumatera, maupun wisatawan mancanegara.

Sebab, kini akses penerbangan juga sudah mudah. Wisatawan bisa mendarat di Bandara International Kualanamu Deli Serdang.

Paropo, merupakan desa kecil yang terletak di sisi utara Danau Toba. Desa ini memiliki keindahan alam yang sangat luar biasa. Hamparan bukit hijau, sungguh memanjakan mata. Seakan kepingan surga yang tersimpan di sisi utara Danau Toba.

Rosmauli Boru Situngkir, warga setempat di Desa Paropo mengatakan, Desa Paropo sudah indah sejak dahulu kala. Namun, ramai dihadiri wisatawan mulai sejak 2016.

“Pariwisata di sini mulai bangkit sejak 2016 itu. Banyak yang sudah mengenal Paropo. Maka itu sudah banyak acara di sini. Karena promosi pemerintah juga. Ditambah lagi setiap orang ke sini, pasti kesannya bagus, makanya makin banyak yang datang,”katanya.

Dengan adanya Festival Danau Toba 2018, yang diadakan di Desa Paropo, ia pun semakin bersyukur. Sebab, semakin banyak wisatawan yang hadir.

“Semakin banyak acara semakin banyak yang datang. Setiap Sabtu dan Minggu ramai orang di sini. Pasang tenda mereka,”ungkapnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Dairi, Leonardus Sihotang mengatakan Festival Danau Toba 2018 yang diadakan di Kabupaten Dairi, semakin menunjukkan bahwa pariwisata Dairi semakin meningkat.

Ditambah lagi, wisatawan yang hadir semakin ramai. Sebab, Pemerintah Kabupaten Dairi dan Pemerintah Provinsi mengisi berbagai kegiatan yang menarik terkait pagelaran budaya, dan lomba-lomba yang bernilai seni.

“Kita juga menampilkan artis-artis populer di daerah serta pertunjukan budaya dan musik,” ujarnya.

Festival Danau Toba merupakan kegiatan pertunjukan budaya, pariwisata dan olahraga. Cikal bakal dari event ini adalah Pesta Danau Toba (PDT) yang telah sudah digelar sejak 1980. Mulai 2013, PDT berubah nama menjadi Festival Danau Toba (FDT).

Sejak sat itulah lokasi kegiatan FDT dilakukan di 7 kabupaten yang memiliki wilayah di kawasan Danau Toba, secara bergantian. Ketujuhnya adalah Kabupaten Simalungun, Kabupaten Toba Samosir, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Humbang Hasundutan, Kabupaten Dairi, Kabupaten Karo dan Kabupaten Samosir. (raj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *