Kabid Humas Polda Sumut Komisaris Besar Tatan Dirsan Atmaja
MEDANHEADLINES.COM, Medan – Untuk mengantisipasi masuknya narapidana yang kabur dari lembaga pemasyarakatan (Lapas) Lambaro Aceh pada Kamis (29/11/2018) lalu, Aparat kepolisian daerah (Polda) Sumut melakukan penjagaan ketat di Kawasan perbatasan terutama di Wilayah perbatasan Aceh- Sumut
Kabid Humas Polda Sumut Komisaris Besar Tatan Dirsan Atmaja mengungkapkan selain memperketat penjagaan, Polda Sumut juga akan membantu pencarian ratusan narapidana yang kabur tersebut
“Bapak Kapolda memerintahkan untuk memperkuat penjagaan daerah perbatasan di Langkat dan kawasan Aceh Tenggara yang berbatasan langsung dengan Sumut,” ungkapnya.
selain itu, Tatan juga mengungkapkan Kapolda juga telah memerintahkan agar seluruh jajaran di Polres untuk memperketat keamanan Lapas di daerahnya.
” Kita tidak mau kejadian Lambaro terulang,” katanya
Sebelumnya, Kepala Bagian Humas Ditjen PAS Kementerian Hukum dan HAM Ade Kusmanto mengatakan, insiden tersebut terjadi pada saat napi hendak melaksanakan salat Magrib. Ketika itu, ada warga binaan yang melakukan provokasi kepada napi lain untuk kabur.
“Mereka kemudian terpengaruh. Napi membobol tembok lapas. Masalah motifnya sedang kita dalami,” ujarnya.
Ade mengungkapkan, pihaknya sudah menangkap sejumlah napi yang melarikan diri. “Sekitar 23 orang napi sudah tertangkap, mudah-mudahan nanti siang bertambah lagi,” jelas dia.
Sebelumnya, beberapa warga binaan meminta melaksanakan salat magrib berjamaah sekitar pukul 18.30 WIB pada Kamis (29/11) kemarin.
Namun waktu beribadah tersebut dimanfaatkan oleh beberapa orang narapidana untuk memprovokasi narapidana lainnya untuk melarikan diri dari Lapas Kelas II A Banda Aceh. Mereka menjebol pagar ornames pemisah kantor utama dengan blok atau taman kunjungan. (red)












