Gres Sang Bocah Pengidap Kelainan Jantung Bersama Ibunya
MEDANHEADLINES.COM – Niat Emma Erwani Sinulingga S.Hut (38) untuk memberikan bantuan bagi orang yang membutuhkan tak pernah surut.
Meski ditengah kesibukannya menjalani aktivitas sebagai ibu rumah tangga dan mengurus suami, Namun tidak membuat hati nuraninya pudar saat mendengar adanya bocah di tapteng yang memerlukan bantuan akibat mengidap kelainan jantung.
Bocah malang bernama Gres Tamba (4) itu adalah warga jalan Poriaha, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Gres divonis Dokter mengalami kelainan jantung dan telah mendapat perawatan di RS Adam Malik Medan.
“Gres sangat membutuhkan bantuan kita untuk membeli tiket dan akomodasi ke RS Jantung Harapan Kita Jakarta,” kata Emma
Bagi Ibu dari tiga orang anak, yang merupakan Caleg DPRD Tapteng dari Partai Nasdem ini, kepedulian adalah kewajiban yang penting bagi sesama untuk saling tolong menolong.
“Meski jumlahnya sedikit, tetapi saya yakin bantuan itu sangat bermanfaat buat Gress,” jelas istri Anggota Polri itu
Melalui orangtua Emma, Bukti Sinulingga dan Ibunya Norman br Bangun, bantuan pun langsung diserahkan kepada bocah yang saat ini tinggal di Jalan Kenari 8 nomor 61, Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Sei Tuan, Medan.
“Doa saya kiranya tangan Tuhan ikut serta untuk kesembuhan Gress saat ini,” harap Emma.
Seperti diberitakan sebelumnya, pertengahan Oktober 2018 lalu, Gress sempat mendapat perawatan di RSP Adam Malik Medan setelah dirujuk oleh Rumah Sakit Metta Medika Sibolga.
Namun beberapa hari dirawat, RSP Adam Malik Medan mengaku tidak memiliki alat memadai untuk menangani Gress dan meminta agar dirujuk ke Jakarta.
“Sekarang di rumah famili-lah. Katanya (pihak RSP Adam Malik-red) si Gress ini gak bisa ditangani di Medan, katanya harus dibawa ke Jakarta, kek gitu katanya,” kata Tiba, orang tua bocah malang itu
Tiba mengaku, saat ini dirinya dan juga suami belum mampu membawa putrinya agar dirujuk ke rumah sakit di Jakarta dikarenakan keterbatasan biaya.
“Itulah itu, kekmanalah, biaya transport kami gak ada, disana nanti sama siapa,” beber Tiba. (hen)











