Proses Pencarian Martin Yang Hanyut di Sungai Sibuluan
MEDANHEADLINES.COM – Kasi Penertiban dan Penindakan Satpol PP Tapteng Dodi Gultom membantah penyebab hanyutnya Martin Tamba (17), Pelajar SMA Negeri I Sibolga bukan karena dikejar saat pihaknya melakukan Razia
Hal ini diungkapkan Dodi menyusul pemberitaan yang menyebut korban melarikan diri saat dikejar petugas yang melakukan patroli Rutin
” Sudah kita cek, nggak ada sampe ke atas hanya sampe Harambir, lapangan bola itu, ini patroli kasih sayang rutin,” kata Kasi Penertiban dan Penindakan Satpol PP Tapteng Dodi Gultom, Kamis (15/11).
Dari keterangan pelajar lainnya rekan Martin, aksi korban melarikan diri dengan menyeberangi sungai itu berawal dari datangnya seorang pria yang berpura-pura menelepon Satpol PP sehingga Korban dan kawan-kawannya melarikan diri dengan menyeberangi Sungai
“Mereka jumpa abang-abang, pura-pura nelpon dia sama Satpol PP, jadi menyeberanglah mereka, jadi gak ada sampe kesana,” tandasnya.
Sementara itu, Setelah melakukan penyisiran di Sungai Sibuluan, Tim Sar akhirnya berhasil menemukan jenazah korban tak jauh dari lokasi tenggelam.
“Korban ditemukan setelah dilakukan penyelaman,” kata Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan SAR Sibolga Beni Setiawan, Kamis malam.
Jenazah warga Poriaha, Kecamatan Tapian nauli, Kabupaten tapanuli Tengah itu pun sudah dievakuasi dan diserahkan kepada keluarga.
“Karena korban sudah ditemukan, Operasi SAR resmi kita tutup,” tandasnya.(red)











