Sumut  

Diduga Garap Lahan Tanpa Izin HGU, PT Cinta Raja Didemo

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Dugaan penyalahgunaan lahan perusahaan PT Cinta Raja menuai kecaman dari sejumlah elemen masyarakat dan mahasiswa Sumatera Utara.

Pasalnya, PT Cinta Raja diketahui hanya memiliki lahan seluas 65 H, memanfaatkan sejumlah titik lokasi lahan lain, di wilayah Kabupaten Serdang Berdagai yaitu Desa tarean, Desa Pamah, Desa Tapak Meriah Kecamatan Silindia Guna Lahan Perkebunan Kelapa Sawit tanpa memiliki alas hak guna usaha (HGU).

“Kami sayangkan, perusahaaan nakal seperti PT Cinta Raja ini menambah catatan buruk dan terkesan menantang pemerintah yang saat ini sedang fokus dalam moratorium sejumlah lahan perkebunan sawit selama tiga tahun ke depan”ujar Ketua Jaringan Masyarakat Mandiri (JMM) Sumatera Sumatera, Minggu (4/11/2018).

Dipaparkan Fahrul alumni fakultas Hukum UMN Sumut ini, PT Cinta Raja yang terkesan nekat dan menantang pemerintah dengan memanfaatkan lahan dibeberapa wilayah kabuoaten sergai menunjuk sikap ketidakpatuhannya terhadap hukum.

Untuk itu, sebagai pilar kebanggasaan dan control sosial, JMM Sumut meminta aparat penegak hukum turun gunung untuk melakukan investigasi langsung di lokasi PT Cinta Raja.

“Selain saat ini sedang galaknya program pemerintah Pusat soal moratorium lahan, Pemerintah Provinsi Sumut yang juga sedang gencar melakukan pengawasan dan pendataan izin perkebunan untuk peremajaan, sebagai aparat penegak hukum Polda Sumut harus bisa bersinergi untuk turun serta mengambil tindakan”jelas Fahrul.

Masyarakat, elemen dan mahaiswa saat ini sedang menikmati kenyamanan dan ketentraman terhadap buah hasil kinerja Polda Sumut .

Begitu juga harapan para petani perkebunan sawit, mengharapkan ada tindakan keras dari Kapolda Sumut terhadap PT Cinta Raja yang bergerak dalam perkebunan sawit.

“Kami pastikan, besok surat izin aksi kembali kami masukkan. Untuk menunjukkan keseriusan kami melanjutkan aksi sepeti aksi Kamis (1/11/2018) didepan Mapolda Sumut” kata Fahrul.

Selain melawan aturan hukum, dugaan tidak memiliki alas HGU sejumlah lahan PT Cinta Raja di wilayah kabupatem sergai tentu berdampak pada income pendapatan devisa, maraknya lahan tak beralas mempersulit pemerintah untuk mendata total lahan perkebunan sawit yang direncanakan untuk peremajaaan.

Tidak sampai di situ, Perusahaan yang berlokasi diwilayah Kabupaten Serdang Berdagai ini, diduga tidak mengeluarkan dan membagikan Bonus para Karyawan dari Tahun 2015 hingga 2018.

Untuk itu, Kapolda Sumatera Utara memberikan sikap tegas terhadap Pengusaha PT Cinta Raja yang terkesan kenal hukum serta memberikan kesan adik nantinya terhadap para karyawannya

“Harapannya, jika hasil investigas dan pengusutannya terbukyi ada unsur pelanggaran pidana, kami minta tangkap pengusaha nakal tersebut. Agar bisa memberikan efek jera terhadap para pengusaha dan perusaan nakal lainya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.