Rumah Salah Seorang Warga Medan Yang Diduga Menjadi Korban Pesawat jatuh di Tanjung Karawang
MEDANHEADLINES.COM, Medan – Pesawat maskapai penerbangan Lion Air dengan registrasi PK-LQP nomor penerbangan JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang, mengalami hilang kontak, Senin (29/10/2018).
Dalam insiden itu, pesawat yang membawa penumpang 178 diduga jatuh di sekitar Tanjung Karawang. Menurut informasi yang beredar, satu dari 178 penumpang itu merupakan warga Kota Medan. Dia masuk dalam Enhanced Passenger Manifest (daftar nama penumpang) nomor 042
Warga Kota Medan itu bernama Capt Muas Efendi. Dia dikabarkan tinggal di Komplek Pertiwi Resident, Jalan Pertiwi, Kelurahan Tembung, Kecamatan Medan Tembung. Menelusuri informasi tersebut Tim Medanheadlines.com kemudian menuju ke rumah Capt M. Efendi, guna memastikan kebenaran dari informasi tersebut
Sesampainya di lokasi, para awak media tampak sudah berkumpul di depan pos security komplek. Suasana di komplek tampak sepi, tak ada satu orang pun penghuni yang lalu lalang di sekitaran komplek. Hanya seorang security komplek mengaku bernama Indra (32).
Indra tampak kewalahan menjawab pertanyaan yang dilontarkan awak media. Ketika disinggung apakah Capt M. Efendi merupakan penghuni komplek, warga Jalan Letda Sujono, ini membenarkannya. Namun, dia tidak mengetahui pasti apa pekerjaan Capt Muas Efendi.
“Disini, bapak itu akrab disapa Pak Mus. Bapak itu diperkirakan berumur 50-an gitu. Dan dia tinggal bersama istrinya Sarah dan satu anak laki-lakinya yang masih kelas 2 SD, di rumah nomor 33,” kata Indra kepada awak media di Pos Security.
Dimatanya sosok pak Mus (Capt Muas Efendi) terbilang ramah. Asal keluar atau masuk komplek dia tetap menyapa siapa aja yang ada di Pos Security. Masih menurut Indra, Pak Mus tidak tinggal setiap hari di rumah itu. Penghuni tetap rumah itu adalah istri dan anaknya saja.
“Bapak itu jarang datang ke sini, paling sebulan sekali, dia mengendarai mobil jenis Fortuner atau Pajero warna abu-abu. Dan saya terakhir bertemu dengan beliau sekira seminggu yang lalu bang. Hanya itu yang saya tau bang,” ujar indra. (fad)











