MEDANHEADLINES.COM, Medan – PSMS Medan kembali menelan pil pahit dalam lanjutan pertandingan Liga 1 Gojek 2018. Sebab, klub berjuluk Ayam Kinantan ini, takluk dari tim tamu Persib Bandung, dengan skor telak 0-3.
Kekalahan ini menambah catatan buruk bagi skuat yang diasuh Djajang Nurjaman tersebut. Dari 13 laga yang diarungi, PSMS Medan mengalami delapan kekalahan. Rekor kalah terbanyak hingga pekan ini, jika dibanding dengan klub lainnya di Liga 1 Gojek 2018.
Dengan kalahnya PSMS Medan di kandang sendiri, banyak suporter yang kecewa. Bahkan, saat keluar dari Stadion Teladan, para pemain PSMS disoraki para suporter.
Namun berbeda dengan suporter mayoritas, salah satu suporter fanatik PSMS Medan, Pak Baho mengatakan, ia masih tetap optimis PSMS bisa bangkit kembali.
“Kekalahan sebelumnya membuat PSMS menjadi terbeban saat main di kandang, apa lagi tim yang dihadapi adalah tim yang lagi onfire, saya menilai pemain juga tahu, kualitas pemain asing PSMS kalah jauh dengan kualitas pemain asing di Persib, apa lagi dengan minusnya Dilshod. Namun, saya masih yakin PSMS bisa bangkit kembali,”ujarnya saat diwawancarai Medan Headlines, Rabu (6/6/2018).
Menurutnya, kekalahan Legimin cs dari Persib, bukanlah akhir dari PSMS. Sebab, PSMS masih bisa kembali menunjukkan tajamnya taring Ayam Kinantan.
Namun, ia berharap kekalahan inu dapat menjadi evaluasi besar di kubu tim. Sehingga, ke depan bisa lebih baik lagi. Ia pun berharap, evaluasi pemain juga dilakukan, sehingga bisa menambah amunisi baru di putaran kedua.
“Kekalahan malam ini bukan akhir kompetisi, pelatih PSMS saat ini sudah bisa memikirkan pemain lokal dan asing untuk putaran kedua. Pelatih harus berani mengambil keputusan, untuk membeli atau mencoret pemain saat ini, karena ini adalah cerita harga diri seseorang pelatih,”pungkasnya. (raj)












