MEDANHEADLINES.COM, Medan – Tim Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak melakukan Kunjungan ke Kota Medan untuk melakukan Verifikasi Lapangan yang berfungsi untuk pengembangan Kota layak Anak
Kabid Pemenuhan Hak Kesejahteraan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Mohammad Udin S, S.Sos yang memimpin rombongan ini mengatakan sampai saat ini di Indonesia belum ada kota yang layak anak.
Oleh karenanya, Kunjungan verifikasi ini merupakan sebuah usaha untuk menjadi Medan sebagai Kota Layak Anak sekaligus menjadi percontohan bagi kota-kota lain di Indonesia.
Menanggapi hal ini, Wali Kota menilai, Kota Layak Anak ini memang harus diwujudkan untuk memberikan perlindungan kepada anak.
Karena itu, lanjut Wali Kota, program yang dilakukan juga diupayakan menyentuh langsung dan bermanfaat bagi anak agar menjadi generasi penerus yang andal dan berkualitas.
” Perlu pula ditingkat peran orang tua untuk mengasuh dan menjaga anak agar tumbuh dan berkembang dengan baik. Di samping itu, perlu pula peningkatan usaha pencegahan agar tidak terjadi kekerasan terhadap anak di sekolah maupun lingkungan tempat tinggalnya,” Ungkap Wali Kota
Wali Kota Juga Menyampaikan Bahwa Upaya yang harus dilakukan di antaranya adalah dengan peningkatan perlindungan anak dari kekerasan, eksploitasi, penelantaran, dan perlakuan salah lainnya melalui penguatan sistem perlindungan anak.
Dalam Pertemuan Wali Kota dengan tim Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang digelar di Rumah Dinas Walikota ini berlangsung dalam suasana keakraban dan juga saling berbagi informasi tentang upaya-upaya mewujudkan kota layak anak.
Turut pula mendampingi Wali Kota Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Damikrot, S.Sos dan Kadis Kesehatan drg. Usma Polita.( red )












