Rumah Mangrove Indonesia Dukung Pengembangan Kreativitas Berbasis Ekonomi Kerakyatan

MEDANHEADLINES.COM, Medan –  Rumah Mangrove Indonesia Sumut berkolaborasi dengan Wadir Polair Polda Sumut AKBP Ir Untung Sangaji M Hum, melakukan pemanfaatan limbah serbuk kayu dan limbah kulit kerang, menjadi batu-bata bernilai seni tinggi, dengan kualitas yang baik.
Pendiri sekaligus Ketua Rumah Mangrove Indonesia Sumut, Wibi mengatakan, dengan adanya kreativitas ini, dapat memberikan banyak manfaat bagi khalayak ramai, khususnya para nelayan di kawasan pesisir Sumut.

“Ini merupakan karya dari Pak Untung Sangaji berarti kita telah menolong lingkungan hidup untuk tidak lagi rusak dan tercemar. Batu bata dari limbah kulit kerang akan menjadi jawaban untuk masyarakat, mendirikan rumah menggunakan batu-bata dari limbah kulit kerang yang selama ini tidak dilirik, bahkan kulit kerang dibuang begitu saja,”ujarnya Kamis (17/5/2018).

Dengan ada temuan ini, lanjut Wibi, artinya masyarakat tidak lagi menggunakan kayu atau papan untuk dinding atau lantai rumah mereka.

“Dengan begitu, pohon mangrove akan selalu tumbuh kembang menjadi hutan yang lebat. Sehingga kerang akan kembali berkembang biak di sana. Begitu juga dengan udang ikan lutung kera dll akan berkembang biak dengan cepat,”pungkasnya. (raj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *