MEDANHEADLINES.COM, Medan – Pascaditemukannya parasit Cacing di dalam kemasan produk Ikan Sarden Import di Riau, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Kota Medan pun langsung melakukan penarikan produk tersebut di sejumlah distributor dan pusat perbelanjaan di Kota Medan
Kepala Bidang Pemeriksaan dan Penyidikan BBPOM Medan, Ramses Doloksaribu menjelaskan, Hingga Saat ini, pihaknya sudah menarik lebih dari 4.000 kaleng sarden bermerek Hoki, yang setelah diperiksa positif mengandung Cacing
“Amatan kita di pasar, produk Hoki ini adalah baru di lapangan. Baru beredar sejak Januari di Sumut,” Jelasnya.
Diketahui, Produk Hoki ini adalah ikan kalengan yang diproduksi oleh PT Interfood asal Tiongkok. Sebelum ke Indonesia, produk ini melewati berbagai proses, termasuk berkoordinasi dengan BPOM Jakarta hingga pengawasan sebelum diedarkan.
“Kemudian, sebelum mendapat nomor izin edar kita lakukan penelitian,” jelasnya.
Setelah dilakukan penelitian, ternyata cacing di ikan kalengan itu sudah ada sejak ikan masih hidup. Permasalahan yang terjadi adalah kurangnya sanitasi dan higienisasi saat pengalengan.
“Karena sering orang berpersepsi mungkin ikan itu sudah disimpan lama makanya ada pembusukan di dalam. Bukan seperti itu caranya,” ungkapnya.
Pihak BBPOM sebelumnya melakukan penarikan barang pada Selasa (27/3) kemarin dibeberapa daerah yakni, Medan, Siantar, Rantau Prapat dan Deli Serdang.
“Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam membeli pangan kemasan. Pastikan dalam keadaan baik, izin edar dan tanggal kadaluarsa,” Pungkasnya. (red)












