Sumut  

Pertumbuhan Pelanggan Listrik di Sumut Capai 3,4 Juta

MEDANHEADLINES.COM, Medan – PT PLN (Persero) Wilayah Sumut saat ini terus melakukan pembangunan infrastruktur untuk keandalan listrik di Sumut.
hal ini pun berpengaruh pada Jumlah pelanggan listrik yang terus mengalami peningkatan di Sumatera Utara, Data per Desember 2017 menunjukkan ada 3,4 juta pelanggan listrik di Sumut.
Diketahui, Saat ini kondisi kelistrikan di Sumut sudah mengalami Surplus 15 persen atau 272 MW dari beban puncak mencapai 2.326 MW.
“Kita juga sedang melakukan sejumlah proyek pembagkit tenaga listrik seperti Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sorik Merapi, Pembangkit Listrik Pangkalan Susu dan Pembangkit Listrik di Nias,” kata Deputi Manager Strategi Pemasaran PLN Wilayah Sumut Petrus Gading Aji
Dari pembangunan proyek tersebut, pada 2018 daya mampu PLN Sumut akan mencapai 2.661 MW. Sedangkan beban puncak diprediksi akan mencapai 2.232 MW. Untuk target pelanggan, diestimasi akan mencapai 3,6 juta pelanggan.
PLN juga memberikan kemudahan bagi pelanggan yang akan melakukan tambah daya dan sambungan baru. Pelanggan cukup menghubungi call centre PLN 123 dan memenuhi sejumlah syarat. Selain itu, pelanggan juga bisa melakukannya dengan menggunakan aplikasi PLN Mobile yang bisa diunduh melalui telepon pintar.
Layanan baru yang sedang digodok adalah sambungan sementara untuk masyarakat yang akan melakukan hajatan dan event lainnya. Layanan serupa seudah diterapkan di kota lain seperti Makassar dan Sulawesi.
Untuk sambungan baru dan tambah daya, PLN membelikan jaminan dengan jangka waktu realisasi yang telah ditetapkan. Itupun pelanggan harus memenuhi syarat-syarat yang harus disediakan seperti Sertifikat Laik Operasi (SLO).
Selain mempermudah pemasangan baru, pihaknya juga memberikan jaminan waktu hingga listrik bisa dinikmati pelanggan. Selama semua dokumen lengkap dengan catatan tidak diperlukan perluasan jaringan, maka proses pemasangan hingga listrik bisa dinikmati pelanggan hanya membutuhan waktu lima hari.
“Bila rumah bapak atau ibu sudah ada tiang PLN yang dekat di sana, jadi kita tidak perlu lagi memasang jaringan segala macam, itu lima hari,” katanya.
Namun, PLN akan membutuhkan waktu 15 hari untuk melakukan penambahan tiang. Sedangkan untuk penambahan trafo, maka waktu tunggu maksimal akan menjadi 25 hari.
Sementara itu Manager Hukum, Komunikasi dan Pertanahan PLN Sumut Said Mukarram mengatakan, pihaknya sedang mengejar pertumbuhan pembangunan listrik sebesar 10-15 persen. Dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik 2017-2026 sudah dicanangkan pembangunan kelistrikan di Sumut. Pembebasan lahan menjadi masalah yang cukup serius yang harus dihadapi PLN
“Sekarang banyak yang kita hadapi. Status lahan, yang terkadang tidak ada kecocokan harga dengan pemilik. Padahal kita sudah pakai konsultan penilai harga tanah. Kita ambil finalisasi yang diambil appraisal itu. Kadang juga, lahan itu untuk kepentingan lain, kita lakukan pendekatan ke masyarakat melalui pemda,” pungkasnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.