Ditahan Imbang Semen Padang, Djanur : Penyelesaian Akhir Masih Buruk

MEDANHEADLINES.COM,Medan – Pelatih PSMS Medan Djadjang Nurdjaman menganggap hasil imbang yang dialami PSMS Medan saat berhadapan dengan Semen Padang dikarenakan penyelesain Akhir Yang Buruk
Dalam laga Uji Coba yang Digelar di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubuk Pakam, Deli Serdang itu, Semen Padang unggul lebih dulu lewat gol Rosad Setiawan di babak pertama (44′). Sedangkan gol balasan Ayam Kinantan tercipta di menit injury time babak kedua lewat aksi akrobatik Erwin Ramdani.
“Di babak pertama hanya bisa menguasai ball possession. Pemain tidak mau lari seperti takut kepanasan di babak pertama. Baru di babak kedua ada perubahan dan mulai ada peluang,” ucapnya.
Pelatih yang akrab disapa Djanur ini juga mengatakan, anak asuhnya belum bisa memanfaatkan peluang dari bola mati. Beberapa kali mendapatkan kesempatan, tapi tidak berhasil dikonversi menjadi gol.
“Penyelesaian akhir tidak ada, terutama babak pertama. Bukan hanya penyelesaian akhir saja, tapi tidak ada menciptakan peluang. Tembakan ke gawang juga minim sekali, dan saya marah,” beber Djanur.
Djanur juga mengomentari penampilan dari pemain asing asal Afghanistan, Sharif Mukhammad. Menurutnya, penampilan pemain asal Afganistan kelahiran Rusia itu masih butuh waktu untuk beradaptasi dengan penggawa PSMS lainnya.
“Sharif masih sebatas wajar. Saya percaya dia. Jangan lihat dari kesalahannya. Dia kurang bugar itu,” Jelasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.