MEDANHEADLINES.COM, Medan – Wali Kota Medan Dzulmi Eldin meminta proses pembangunan Pasar Marelan yang berada di Jalan Marelan Raya, Pasar V, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan dapat selesai tepat waktu.
“Kita targetkan bulan dua sudah selesai dan bisa dioperasikan,” ungkapnya saat melakukan Peninjauan Pasar Marelan bersama Wakil Wali Kota Ir Akhyar Nasution yang didampingi Asisten Umum Ikhwan Habibi Daulay, Dirut PD Pasar Rusdi Sinuraya beserta sejumlah pimpinan Perangkat Daerah (PD) terkait di lingkungan Pemko Medan.
Walikota mengungkapkan, Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pasar berlantai dua dan memiliki lahan seluas sekitar 1 hektar tersebut telah siap untuk menampung para pedagang. Sebab, Pasar Marelan direncanakan akan dioperasikan bulan depan.
Dikatakannya, Untuk fisik bangunan, Pasar Marelan ini sebenanrnya sudah rampung. Para pekerja tinggal menyelesaikan finishing seperti pemasangan keramik lantai di lantai satu dan pembuatan meja beton untuk lapak pedagang berjualan beserta sekat.
Selanjutnya Wali Kota minta agar halaman dan sekeliling Pasar Marelan dilengkapi dengan lampu penerangan. Di samping itu pasar juga harus memiliki tempat sampah dan saluran pembuangan air yang baik. “Tempat sampah dan saluran pembuangan air itu saya minta dibuat di halaman belakang pasar,” kata Wali Kota.
Setelah meninjau seluruh bangunan pasar baik di lantai satu maupun dua, Wali Kota minta agar finishing yang dilakukan selesai tepat waktu. Dengan selesainya pembangunan pasar secara keseluruhan, seluruh padagang akan segera dipindahkan ke Pasar Marelan.
Wali Kota juga minta kepada Dirut PD Pasar agar memprioritaskan pedagang lama untuk mendapatkan stand, meja maupun kios yang ada di Pasar Marelan tersebut. Berdasarkan data yang dimiliki Wali Kota, tercatat ada sekitar 791 pedagang yang selama ini berjualan di seputaran pasar marelan.
“Dengan dioperasikannya Pasar Marelan ini nanti, kita harapkan seluruh pedagang yang ada tertampung sehingga tidak ada lagi yang berjualan di pinggir jalan seperti selama ini dilakukan. Insya Allah pengoperasian pasar ini dapat mengatasi kemacetan arus lalu lintas di seputaran pasar,” paparnya.
Sementara itu Dirut PD Pasar Rusdi Sinuraya mengamini harapan Wali Kota tersebut. Sebab, Pasar Marelan yang baru selesai dibangun ini memiliki 800 unit stand, meja dan kios. Pasar itu akan menampung seluruh pedagang yang selama ini berjualan di pasar lama, seputaran Jalan Marelan Raya, Jalan Kapten Rahmad Budin dan Jalan M. Basri.
“Jumlah pedagang yang kita data seluruhnya 791 orang, sedangkan stand, meja dan kios yang kita miliki sebanyak 800 unit. Berarti kita masih memiliki sisa 9 unit lagi. Setelah pengoperasina pasar ini dilakukan, kita tidak akan memperkenankan para pedagang berjualan di pinggir jalan maupun lokasi-lokasi yang selama ini dijadikan lapak untuk berjualan!” tegasnya. (red)












