MEDANHEADLINES.COM, Medan – PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) mehyatakan kesiapan menghadapi arus mudik Natal dan Tahun Baru 2017. Pelindo I berfokus pada kenyamanan penumpang yang menggunakan jalur laut.
Pelabuhan yang bernaung di bwah Pelindo I juga merampungkan segala persiapan. Mulai dari personel hingga fasilitas penunjang kenyamanan penumpang.
“Tak hanya di Pelabuhan Belawan, kesiapan dengan fokus pemantauan pada juga dilakukan di 7 cabang lainnya dan 3 kawasan pelabuhan milik Pelindo 1 yakni, Pelabuhan Sibolga, Gunung Sitoli, Tanjung Balai Karimun, Tanjung Pinang, Tembilahan, Selat Panjang dan Sei Kolak Kijang,” ujar ACS Humas Pelindo 1 Fiona Sari Utami, Sabtu (23/12/2017) petang.
Saat ini, seluruh terminal penumpang milik Pelindo I sudah dibenahi dan diberi fasilitas modern. Salah satunya di Teminal Penumpang Bandar Deli Belawan yang sudah dilengkapi dengan dua unit garbarata yang memudahkan penumpang untuk naik turun dari kapal menuju dermaga dan sebaliknya.
Selain Terminal Penumpang Bandar Deli, pembenahan juga sudah dilakukan di Terminal Penumpang Pelabuhan Dumai, Terminal Penumpang Teluk Nibung di Tanjung Balai Asahan dan juga Terminal Penumpang Sri Bintan Pura di Tanjung Pinang.
“Terminal penumpang ini sudah memiliki arsitek bangunan yang lebih modern dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti, guesthouse, ruang tunggu VIP dan ekonomi, ruang ibu menyusui, balai kesehatan, ruang merokok, kantin, ruang kedatangan dan anjungan, ruangan shalat, toilet, tanda bahaya, tata suara, pemadam kebakaran, alat penyelamat kecelakaan di air (pelampung) serta fasilitas automatic gate,” beber Fiona.
Beberapa kebijakan untuk penumpang juga diterapkan. Pelindo I tidak akan melayani penjualan tiket dan pas pelabuhan di terminal. Penumpang yang tidak memiliki tiket dilarang masuk ke ruang terminal, dan penyediaan fasilitas embarkasi dan debarkasi.
“Kunjungan kapal penumpang juga akan mendapatkan prioritas sandar di terminal penumpang dan di luar terminal penumpang, jika ada kunjungan kapal secara bersamaan, katanya.
Untuk lonjakan arus barang sembako di pelabuhan, pihaknya juga telah mempersiapkan fasilitas pelabuhan antara lain, kesiapan dermaga, sispro pelayanan kapal sembako, gudang dan lapangan penumpukan, peralatan bongkar muat, tenaga operasional di lapangan dan kesiapan informasi dan teknologi (IT).
“Fasilitas umum tambahan juga akan disiapkan seperti tenda, toilet, dan media informasi kepada penumpang, pengantar/penjemput seperti sound system, spanduk, banner, dan leaflet informasi,” terangnya.
Untuk monitoring Angkutan Natal dan Tahun Baru 2018 ini, Pelindo 1 juga membentuk posko monitoring dan tim pemantau kesiapan pelayanan di setiap cabang pelabuhan. Posko tersebut merupakan posko bersama dan beranggotakan Kesyahbandaran, Otoritas Pelabuhan, Pelindo 1, Polri, TNI AL, Bea Cukai, Karantina, Imigrasi dan Kesehatan Pelabuhan.
Tim ini lanjut Fiona, akan bertugas untuk memantau kegiatan embarkasi dan debarkasi, memantau bongkar muat barang, berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, kegiatan pusat pengendalian trafik dan pusat informasi serta pelaporan.
Fiona membeberkan, Tim monitoring dan pelayanan Angkutan Natal dan tahun Baru 2017 ini akan bertugas pada H-10 hingga H+15, yaitu mulai tanggal 15 Desember 2017 – 09 Januari 2018. Untuk media pelaporan dan sistem koordinasi monitoring angkutan Natal dan Tahun Baru 2018. (pra)












