MEDANHEADLINES.COM, Medan – Dalam rangka membantu Masyarakat Medan Yang beragama Kristiani dalam menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Kota Medan Menggelar Pasar Murah di 53 Titik yang berada di 21 Kecamatan di Kota Medan
Pembukaan Pasar murah yang dilakukan oleh Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S ini dipusatkan di Lapangan Carrefour Citra Garden Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Titi Rantai, Kecamatan Medan Baru, Kamis (14/12.2017)
Untuk Lokasi pasar murah ini diutamakan di kawasan yang mayoritas penduduknya kelompok ekonomi lemah dan beragama Kristiani. Sehingga dengan kehadiran pasar murah ini diharapkan dapat membantu meringankan umat Kristiani dalam memenuhi kebutuhan pokok berkualitas dengan harga murah untuk menghadapi Hari Natal dan Tahun baru 2018.
Tercatat ada 8 jenis produk bahan pokok yang dijual dalam pasar merah yakni beras, gula, tepung terigu, telur, mentega, kacang tanah, minyak goreng dan sirup. Harga jual bahan pokok yang dijual di pasar murah jauh lebih murah dibandingkan dengan harga jual di pasaran, sebab Pemko Medan telah mengalokasikan subsidi atas bahan pokok yang dijual itu sebesar Rp.983.775.320.
Dikatakan Wali Kota, pasar murah ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan Pemko Medan setiap tahun, guna mengatasi lonjakan harganya menyambut datangnya hari besar keagamaan akibat ulah para pedagang nakal untuk mengambil keuntungan yang sebesar-besarnya. Kondisi tersebut bilang Wali Kota, menyebabkan masyarakat, khususnya warga kurang mampu menjerit.
“Situasi yang terus berulang ini harus mampu diatasi sedini mungkin oleh kita sebagai pemerintah. Saya berharap agar kehadiran pasar murah ini dapat dimanfaatkan secara maksimal, guna sedikit membantu meringankan beban saudara-saudara kita umat Kristiani, terutama yang kurang mampu dari segi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan pokok dalam menghadapi Hari Natal dan Tahun Baru 2018,” kata Wali Kota.
Selanjutnya Wali Kota berharap kehadiran pasar murah ini dapat menjadi stimulus bagi umat, sehingga mereka merasa tenang, damai dan sejahtera dalam menyambut datangnya Hari Natal dan Tahun Baru 2018. Oleh karenanya Wali Kota berharap pelaksanaan pasar murah ini berjalan dengan lancar.
Untuk itu Wali Kota minta kepada panitia pasar murah benar-benar menjalankan misi utama dari pasar murah dengan lebih memprioritaskan penjualan bahan kebutuhan pokok kepada warga beragama Kristiani, terutama yang kurang mampu. “Kepada warga, saya pun berharap agar mereka juga lebih mengutamakan kepada warga beragama Kristiani untuk membelinya, sebab mereka benar-benar membutuhkannya,” harapnya.
Sementara itu Kadis Perdagangan Kota Medan Syarif Armansyah Lubis dalam laporannya mengatakan, selain membantu meringankan sedikit beban umat Kristiani, terutama dari kalangan keluarga prasejahtera dalam menghadapi Hari Natal dan Tahun Baru 2018, pasar murah yang digelar ini untuk dapat mengendalikan tingkat inflasi di Kota Medan.
“Pasar murah ini berlangsung selama 10 hari mulai 14 sampai 23 Desember mendatang. Kita mengalokasikan dana sebesar Rp.983.775.320 untuk mensubsidi 8 jenis bahan kebutuhan pokok yang dijual di pasar murah. Dengan subsidi yang dilakukan, harga 8 jenis bahan kebutuhan pokok di pasar murah turun 20% sampai 30 % dari harga pasaran,” jelas Armansyah.












