MEDANHEADLINES, MEDAN — Para tetamu yang menghadiri resepsi pernikahan Bobby-Kahiyang di Medan sempat mengantri di pintu masuk tenda prosesi adat. Tetamu sempat dongkol karena panjangnya antrian masuk.
Di lokasi, banyak tamu yang mengenakan pakaian adat. Karena cuaca cukup terik pagi tadi, pakain mereka basah karena keringat.
“Media mana, media… Sudah terlalu lama ini kami berdiri di sini,” teriak seorang undangan dari kerumunan undangan yang tertahan garis pembatas dan penjagaan ketat sekitar sepuluh orang Paspampres, Sabtu (25/11/2017).
Personel pengamanan juga tampak sibuk. Sementara di dalam tenda utama Presiden Joko Widodo dan istrinya menjalani prosesi Mangalo-alo Haroroan Ni Mora Sian Solo, Mangulosi Ni Mora Sian Solo, Manortorkon Ni Mora Sian Solo, dan Mangulosi Bayopangoli Dohot Boru Na Dioli.Di tenda utama sudah sesak dengan tetamu.
“Kacau ini, sudah satu jam menunggu, pakaian ini sudah hampir setengah hari dipakai. Haduh…, rasanya kecewa. Padahal kita datang mau ngucapan selamat ini, tapi awak masuk pun terlambat…” kata Syafrudin Ali, pria berpakaian minang yang mengaku datang bersama rombongan dari masyarakat Minangkabau.
Selain Ali, tiga perempuan yang mengaku rombongan dari Silindung, Kabupaten Simalungun juga curhat soal kekecewaannya. Mereka sudah menunggu lama di antrian. Sampai-sampai mereka terpencar dengan rombongannya.
“Kami udah ngasi kerbau, semalam katanya bisa masuk. Kami ada 20 orang dari Silindung,” kata perempuan berkebaya hijau yang tak mau disebutkan namanya.
Dalam acara adat tadi Jokowi dan istrinya, Iriana disambut dengan tarian tortor mundur oleh pihak keluarga. Sesampainya di gelanggang Jokowi dan Iriana diulosi dengan ulos Panggobak Ni Tondi. Mereka juga sempat manortor sambil diayapi oleh raja-raja adat dan anak boru dan kahanggi. (Pra)











