MEDANHEADLINES.COM, Medan – Wakil Walikota Akhyar Nasution menginstruksikan pada kepala lingkungan (kepling) di wilayah Pemko Medan untuk dapat melakukan tiga hal penting dalam menjalankan tugasnya
Ketiga hal ini diungkapkan akhyar saat membuka Seminar peningkatan kapasitas kepling yang diselenggarakan di Asrama Haji, Senin (6/11/2017)
“ Yang pertama harus dilakukan adalah terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar mewadahi setiap sampah yang akan dibuang sehingga tidak berceceran maupun berserakan,” ungkap Akhyar
Sementara untuk tugas yang kedua , Akhyar meminta para kepling selalu mengingatkan kepada masyarakat agar selalu membuat lubang inlet jika membuat titi maupun menutup permukaan parit yang ada di depan rumahnya masing-masing.
“Hal ini penting agar genangai air yang terjadi pada saat hujan deras bisa masuk ke dalam parit. Dengan demikian jalan yang selesai diperbaiki bisa lebih tahan lama,” jelasnya.
Sedangkan yang terakhir,tambah Akhyar, kepling harus bisa memaksimalkan pemungutan PBB dari warga yang ada di lingkungannya masing-masing. Sebab, PBB sangat penting untuk mendukung percepatan pembangunan di Kota Medan. Untuk itu semua kepling harus bisa mencapai target 100 % dalam pemungutan PBB.
Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota juga kembali me-warning seluruh kepling, termasuk lurah dan camat agar memberikan pelayanan yang baik dan maksimal kepada masyarakat. Diingatkannya, pelayanan yang diberikan itu tanpa mengharapkan imbalan dalam bentuk apapun, termasuk melakukan pungutan liar (pungli).
“Saya tidak mau mendengar ada keluhan dari masyarakat terkait dengan layanan yang diberikan, terutama menyangkut pungli. Ingat, saat ini Tim Saber Pungli sudah terbentuk. Imbalan sekecil apapun yang saudara terima adalah bentuk pungli. Kami tidak akan tinggal diam dan tidak akan mempertahankan apratur yang melakukan pungli dan kinerjanya tidak maksimal, sebab itu akan berdampak buruk dengan kinerja Pemko Medan,” tegasnya.
Sebelumnya Asisten Pemerintahan Setdakot Medan Musadat Nasution dalam laporannya memaparkan, tujuan Peningkatan Kapasitas Kepling ini untuk mencipatakan kepling yang bermental baja, tangguh dan handal di lapangan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Di samping itu sebagai garda terdepan yang langsung bertemu dengan masyarakat guna menginformasikan program-program Pemko Medan,” jelas Musadat.
Musadat juga menerangkan, kegiatan yang berlangsung selama lima hari diikuti seluruh kepling di Kota Medan yang berjumlah 2001 orang. Setiap pelaksanaannya dibagi dalam 4 angkatan, masing-masing angkatan berjumlah 500 orang.(rls)












