Kondisi Kampus Semakin Represif, Mahasiswa minta DPR panggil pihak Rektorat

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Puluhan Mahasiswa dari berbagai kampus di Kota Medan menggelar aksi unjuk rasa didepan Kantor DPRD Sumut untuk mengadukan Kondisi kampus yang semakin hari semakin tidak Kondusif akibat Sikap represif yang dilakukan oleh pihak Rektorat.

Salah satu perwakilan Mahasiswa Asal Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Ardi Mengatakan aksi ini mereka lakukan mengingat berbagai tindakan Represif yang mereka alami Saat menyampaikan aspirasinya

Ia mencontohkan seperti yang terjadi di UMSU,yang melibatkan prajurit TNI didalam kampus yang seakan-akan menakut-nakuti mahasiswa, Selain itu,dikatakannya,  kampus juga semakin sewenang-wenang untuk melakukan pembungkaman terhadap mahasiswa. Terbukti dengan Berbagai sanksi yang diberikan bahkan untuk hal-hal yang dinilai sepele.

“Cara-cara represif dan berbagai sanksi kerap dilakukan kepada kami saat menyampaikan aspirasi,” Kata Ardi, perwakilan Mahasiswa UMSU.

Senada dengan Ardi, Perwakilan dari USU Aifo juga menceritakan aksi represif yang dilakukan pihak kampu terhadap mereka. Immanuel Silaban, rekan mereka, nyaris tewas dianiaya oleh oknum yang diduga Satpam Kampus.

“Kami sepakat dengan teman-teman di kampus lain. Kami meminta agar kasus-kasus di kampus kami ditindaklanjuti. Mereka yang terlibat penganiayaan harus dihukum,” kata Aifo.

Massa menilai, kondisi pendidikan tinggi di Sumut dalam keadaan sakit. Pihak rektorat di sejumlah kampus dinilai semena-mena memecat atau men-drop out (DO) dan menskorsing mahasiswa tanpa menjalankan prosedur seharusnya.

Sementara itu, anggota Komisi A DPRD Sumut Doly Sinomba Siregar yang menerima Aspirasi Mahasiswa mengatakan akan menindaklanjuti apa yang telah mereka sampaikan dan berjanji akan segera mengusulkan pemanggilan para rektor untuk membahas permasalahan ini

“ akan kita tindaklanjuti, segera mungkin akan kita panggil pihak rektorat masing-masing kampus agar masalah ini bisa diselesaikan,” pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.