Medan  

Pemko Medan Serahkan bantuan kebakaran di Kampung Kubur

MEDANHEADLINES,Medan – Untuk meringankan beban kepada para korban kebakaran yang melanda sejumlah rumah di Kampung kubur, Pemerintah Kota Medan memberikan bantuan berupa sembako, perlengkapan tidur dan material bangunan.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kota Medan Arjuna Sembiring didampingi Camat Medan Petisah Parlindungan Nasution saat memberikan bantuan mengungkapkan pemberian bantuan ini merupakan wujud rasa kepedulian Wali Kota kepada warga korban kebakaran.

“Bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban musibah dan mengurangi kesedihan keluarga para korban. Untuk itu kita berharap agar bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” kata Arjuna.

Mantan Kadis Koperasi dan UMKM Kota Medan ini menjelaskan, bantuan yang diberikan itu berupa sembako, gula, minyak goreng, makan siap saji, tikar, selimut, pakaian sekolah dan material  bangunan untuk 10 rumah yang menjadi korban kebakaran.

Usai menerima bantuan, Warga korban kebakaranpun mengucapkan terimakasihnya dan Mereka akan mempergunakan dengan sebaik-baiknya, terutama bantuan material bangunan yang akan dipergunakan untuk memperbaiki rumah yang rusak.

“Atas nama  warga korban kebakaran, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota atas bantuan yang diberikan ini. Tidak hanya bantuan, beliau juga datang ketika kebakaran terjadi,” ungkap salah seorang ibu berdarah India.

Sementara itu Camat Medan Petisah Parlindungan nasution berjanji, akan membantu warga mengurus surat-surat  menyangkut dokumen kependudukannya yang kemungkinan terbakar secara gratis. Bahkan, Parlindungan akan mengutus pihak Kecamatan Medan Petisah untuk jemput bola guna mempermudah warga dalam pengurusan.

“Layanan jemput bola ini dilaksanakan untuk mempermudah warga yang menjadi korban dalam musibah kebakaran tersebut. Seluruh layanan dokumen kependudukan diberikan kepada warga tanpa dipungut biaya,” tegas Parlindungan dihadapan warga korban kebakaran..

Seperti diberitakan,  amukan si jago merah menyebabkan 6 rumah warga yang dihuni 10 KK atau 25 jiwa di kawasan padat penduduk yang terkenal dengan istilah Kampung Kubur tersebut terbakar. Namun dari jumlah itu, 4 rumah kondisinya cukup parah.  Di samping itu ada 4 rumah yang dihuni 8 KK atau 13 jiwa rusak akibat terdampak dari kebakaran tersebut. Namun kerusakannya tidak parah, presentase kerusakan berkisar 20-30%.(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.