Medan  

Minimalisir genangan saat Hujan,P3SU Medan Labuhan bersihkan Parit Impres

MEDANHHEADLINES, Medan – Sebanyak 20 orang tim buser yang tergabung dalam Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU) Medan Labuhan diturunkan selama sepekan terakhir untuk membersihkan jalur parit inpres menuju Sungai Deli  yang dipenuhi sampah dan  semak enceng  gondok.

Akibat permukaan parit dipenuhi sampah dan enceng gondong, parit inpres pun tidak dapat berfungsi lagi sebagai penampung sekaligus penyalur debit air hujan untuk diteruskan ke Sungai Deli. Dampaknya pun bisa ditebak, setiap kali hujan deras turun,  debit air akhirnya melimpah dan menggenangi permukiman warga .

Lantaran sungai inpres sudah lama tidak dibersihkan, genangan air pun menjadi langganan warga. Kondisi itu sangat mengganggu kelancaran aktifitas warga sekitar. Oleh karenanya warga sekitar pun berharap agar parit inpres dibersihkan.

“Begitu P3Sub terbentuk, kita langsung turunkan untuk membersihkan parit inpres,” kata Arrahman di lokasi pembersihan, Sabtu (30/9).

Untuk membersihkan sepanjang parit inpres dari sampah dan enceng gondok, Arrahman mengaku diperlukan waktu lebih dari sepekan. Selain petugas terbatas, peralatan yang digunakan manual seperti cangkul dan penggaruk. Di samping itu medan yang dijalani cukup berat, sebab P3Su harus berendam dengan keinggian air sepeinggang orang dewasa.

Alhamdulillah sudah sepekan pembersihan parit inpres kita lakukan dan hasilnya mulaui terlihat. Saat ini sudah 60 persen parit inpres berhasil kita bersihkan dari sampah dan enceng gondok. Kita akan berupaya menyelesaikan pembersihan secepatnya, sebab intesitas hujan belakangan ini cukup tinggi,” jelasnya.

Ditambahkannya, pembersihan parit inpres akan terus dilakukan hingga hulu Sungai Deli. Arrahman berharap dengan pembersihan yang dilakukan ini mampu meminimalisir genangan air.  Dia berharap  cuaca terus membaik, sebab setiap kali hujan turun, pembersihan parit inpres pun terpaksa dihentikan.

Di samping terus melakukan pembersihan, Arrahman juga mewanti kepadaseluruh  warga sekitar untuk tidak lagi membuang sampah dalam parit inpres.  “Jika parit kembali tersumbat, tentunya warga sekitar juga yang merasakan dampaknya. Untuk itu marilah kita bersama-sama menjaga kebersihan parit inpres ini. Tanpa dukungan warga, sia-sialah pembersihan yang dilakukan. Ingat kalau  kita tidak bisa membersihkannya parit inpres, janganlah  pernah mengotorinya,” harapnya.(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.