MEDANHEADLINES – Mentri Dalam Negri Tjahyo Kumolo mengatakan hingga saat ini sudah 94% dari 260 juta lebih populasi Indonesia telah memiliki e-KTP, dan akan menargetkan sebanyak 99 persen pada akhir tahun ini.
Thahyo mengaku selam 1,5 tahun pada saat penyidikan korupsi proyek KTP elektronik oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pejabat-pejabat Eselon I sampai IV di lingkungan Kemendagri tidak mau menandatangani kontrak terkait penyelesaian e-KTP. Mereka takut terjebak kasus korupsi dan diseret KPK.
“Akhirnya kini 261 juta penduduk Indonesia sudah punya NIK (Nomor Induk Kependudukan), kurang satu juta lagi yang belum,” kata Tjahjo
Dijelaskannya, Belum dimilikinya NIK oleh satu juta lagi penduduk Indonesia karena di antara mereka ada yang sedang berada di luar negeri bekerja dan bersekolah. Itu sebabnya data-data mereka belum terekam.
“Pentingnya permasalahan KTP elektronik ini diselesaikan adalah dalam rangka Pemilu serentak pada 2019,” ujarnya.(red)












