Indonesia Kembangkan Alutsista produksi dalam Negeri

MEDANHEADLINES – Pemerintah saat ini tengah gencar melakukan pengembangan alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang diproduksi di dalam negeri untuk memperkuat pertahanan dan keamanan di Indonesia.

Pengembangan yang dilakukan saat ini bukan hanya di peresnjataan namun hingga ke  kendaraan tank tempur, kapal selam, hingga peluru kendali.

“Ada beberapa poin (yang menjadi prioritas), kita lagi kembangkan kapal selam yang ketiga, yang dibangun oleh PT PAL, selanjutnya pemerintah bisa men-support itu agar kita bisa mandiri. Kemudian ada beberapa peluru kendali, ini sedang kita kembangkan agar kita tidak tergantung dengan negara lain khususnya untuk peluru kendali,” ujar Sekjen (Kemenhan) Dr Widodo

Selain itu, Ia juga menambahkan, akan dikembangkan pula kendaraan tempur tank kelas medium yang tengah dikembangkan PT Pindad. Indonesia serta pengembangaan roket dengan radar.

“Kemudian juga medium tank, kita sedang kembangkan antara PT Pindad dengan beberapa perusahaan pendukung lainnya. Sehingga kita harapkan kita mampu untuk mandiri. Kemudian propellant, itu juga lagi dikembangkan PT Bahana, mungkin nanti tahun 2019 semuanya bisa terwujud. Kemudian juga ada roket radar, dan ini juga merupakan penimbangan untuk ke depan,” katanya.
Widodo mengatakan semangat mandiri dalam industri pertahanan ini sesuai dengan arahan Presiden Jokowi. Hari ini Kemenhan juga menggelar pameran industri pertahanan dalam negeri yang diikuti perusahaan BUMN dan swasta.

“Ini memang mempunyai semangat yang selama ini sesuai dengan perintah presiden bahwa kita harus mandiri dalam industri pertahanan. Kita harus maju terus, hari ini ada 7 industri pertahanan dari BUMN dan 28 dari BUMS mensuport TNI selama ini untuk membuat Alutsista sesuai kompetensi dengan perusahaan itu. Dari pesawat, kapal, maupun tank, termasuk perlengkapan tempur di dalamnya, senjatanya, amunisinya, kita juga kembangkan roket yang itu juga program nasional,” Pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.