MEDANHEADLINES, Medan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara mengimbau kepada masyarakat di Sumut untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan terkait hujan abu vulkanik dari Gunung Sinabung yang sempat melanda wilayah Kota Medan dan Deli Serdang,
“Masalah abu Sinabung, infonya saya dapat dari petugas pemantau Sinabung terjadi erupsi setinggi 1.000 meter dan angin kencang mengarah ke Medan dan Deli Serdang. Anginnya mengarah ke timur laut dan tenggara,” ungkap Kepala BPBD Provinsi Sumut, Riadil Akhir Lubis.
Ia juga mengungkapkan, jika masyarakat harus melakukan kegiatan luar ruangan, maka sangat disarankan untuk menggunakan masker agar terhindar dari bahaya penyakit infeksi saluran pernafasan (ISPA)
Riadil menambahkan, selain abu vulkanik dari Gunung Sinabung, saat ini juga sedang terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Aceh Barat dan Riau. meskipun sampai saat ini belum berdampak di wilayah Sumut namun ia berharap agar masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan di wilayah Sumut.
“Asap di Aceh Barat dan Riau memang tidak ada berdampak ke kita. Di sana kebakaran lahan masyarakat seperti lahan gambut dan mineral.tapi,kami Imbau kepada masyarakat umumnya di dataran tinggi untuk tidak membakar lahan, karena beberapa hari ini tidak terjadi hujan,” ungkapnya.
Rialdi menambahkan, dari data BMKG, musim kemarau sudah mulai terjadi di wilayah Sumut. Menurut info, kondisi ini terjadi sampai November, baik dari dataran tinggi sampai ke pantai barat.
“Masyarakat terutama di daerah perkebunan untuk jangan membakar sembarangan sampah, karena banyak lahan pertanian, lahan kehutanan dan perkebunan di wilayah tersebut,” Pungkasnya.(red)












