Medan  

Tingkat Kebersihan Rendah, Akhyar : Kepling jangan Cuma duduk di kelurahan

MEDANHEADLINES, Medan – Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution menegaskan agar Kepala lingkungan (Kepling) diwilayah Kota Medan lebih memperhatikan wilayah dan masyarakatnya terutama soal kebersihan lingkungan dan masalah sampah yang masih banyak menumpuk di wilayahnya masing-masing

“ Seluruh kepling harus digenjot kerjanya untuk lebih peduli dengan warga dan lingkungannya, jangan lebih banyak duduk-duduk  di kantor lurah,” tegas Akhyar.

Ia juga mengatakan, Usulan itu sudah di setujui oleh Walikota dan memerintahkan keseluruh camatagar  mengingatkan seluruh keplingnya terkait masalah ini.

“Persoalan sampah di Kota Medan sudah pelik. Jangan lagi ditambahi dengan lingkungan yang kotor. Harus ada wadah yang bisa dikreasikan oleh kepling untuk menaruh sampah, sehingga tidak berserakan,” Ungkapnya.

Akhyar mengungkapkan, Camat harus menginstruksikan  terhadap seluruh kepling lebih peduli dengan menyediakan wadah sampah di setiap lingkungan, atau bahkan di depan rumah warga.

Pengadaan Wadah sampah sementara ini, lanjutnya, penting disegerakan kepling sebelum diangkut petugas kebersihan setiap hari. “Kan bisa menggunakan keranjang tempat sayuran kol. Atau dikreasikan seperti apa agar sampah tidak berserak. Karena kalau sampai sampah sudah berserakan, selain menimbulkan bau tak sedap juga bisa masuk ke parit. Alhasil parit menjadi tersumbat dan menyebabkan genangan air,” katanya.

Menurutnya,  jumlah armada pengangkut sampah yang dimiliki Pemko mencukupi, namun kritis. Untuk itu dibutuhkan koordinasi dan sinergitas dari unsur kecamatan, sebelum petugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan datang mengangkut sampah ke seluruh lingkungan. “Wadah yang saya sebutkan tadi kan tidak membutuhkan biaya besar. Masak camat tidak bisa mengupayakan itu saja,” ujarnya.

Dirinya juga menegaskan, akan memberi waktu sampai awal Agustus mendatang. Bahkan, mulai minggu ini akan lebih sering memantau seluruh wilayah menyangkut kebersihan lingkungan.

“Kalau saya lihat belum ada perubahan, maka saya langsung ambil tindakan tegas di tempat. Kepling tersebut akan dicopot. Jadi ini tidak main-main. Waktu 2,5 tahun sudah cukup lama,” kata Akhyar.(lbs)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.