Medan  

Sistem kerja terus berubah, Puluhan supir Grab unjuk rasa

MEDANHEADLINES – Puluhan sopir Grab melakukan unjuk rasa di Kantor Grab yang terletak di Komplek Central Business District (CBD) Medan meminta penjelasan Manajemen yang kerap merubah system kerja yang dianggap merugikan sopir, Senin (10/7/2017) siang.

Kordinator Asosiasi Driver Online (ADO), Pandapotan mengatakan unjuk rasa ini dilakukan untuk menyampaikan beberapa keluhan yang sangat merugikan para sopir.

“ kami meminta kejelasan terkait skema kerja yang selalu berubah-ubah, ini merugikan Supir ,” ungkapnya

Dijelaskannya, pada awal perjanjian kerja, para sopir diminta mengejar 90 trip selama satu minggu. Nantinya, apabila 90 trip ini terpenuhi, maka para sopir akan mendapatkan bonus.

“90 trip selama satu minggu itu, sehari narik kita harus bisa dapat 13 sampai 15 trip. Belakangan, sistem ini diubah-ubah secara sepihak oleh manajemen,” ungkap Pandapotan.

Lebih lanjut ,ia menambahkan, Saat melakukan perubahan skema kerja, para sopir tidak pernah diajak berdialog Sehingga para sopir kelimpungan menghadapi cara kerja yang berubah-ubah itu.

“Perubahan sistem kerja bukannya diinformasikan pada Minggu pagi ataupun sore, kadang kala perubahan sistem kerja dibroadcast begitu saja pada malam hari,” pungkasnya.

merasa dibohongin pihak perusahaan, sejumlah sopir sebelumnya juga sempat menyampaikan keluhan pada pimpinan Grab yang ada di Jakarta.

Namun, bukannya malah mendapat solusi, pimpinan Grab di Jakarta justru buang badan pada manajemen yang ada di Medan.(lbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.