MEDANHEADLINES – Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan Pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM),LPG dan Pasokan Listrik usai Hari Raya Idul Fitri 1438 H masih dalam kondisi aman.
Hal ini diungkapkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) usai mendapatkan laporan dari hasil pemantauan di Posko Nasional ESDM maupun tim di lapangan yang melakukan monitoring.
“Secara umum, untuk sektor minyak dan gas bumi baik penyediaan stok BBM dan LPG sampai distribusi aman selama arus balik. Ketenagalistrikan juga sama, penyediaan tenaga listrik nasional aman. Sementara untuk kebencanaan geologi, petugas melakukan monitoring terus-menerus untuk gunung dengan level IV (AWAS). Peringatan terhadap warga/pengunjung, terutama untuk gunung-gunung yang padat wisatawan juga terus kami sampaikan,” ujar Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerjasama, Kementerian ESDM, Sujatmiko.
Dijelaskannya, Secara umum kondisi stok BBM dan LPG dalam keadaan cukup dan penyaluran BBM nasional berjalan secara lancar. Seluruh stok jenis BBM, baik itu Premium, Solar, Pertalite, Kerosene, Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamina Dex, LPG, hingga Avtur stok rata-rata di atas 20 hari.
“Biasanya usai silaturahmi, tempat-tempat wisata akan ramai dikunjungi. Kami fokus di titik-titik tersebut dan kondisi pasokan dalam kondisi aman. Demikian juga pasokan untuk arus balik, kami amankan,” jelas Sujatmiko.
Di samping itu, realisasi pendistribusian BBM dari H-16 s.d hari H+1, terdapat kenaikan yang signifikan, yaitu pada H-9 dengan kenaikan sebesar 64% dibandingkan dengan realisasi pendistribusian BBM tahun 2016 pada periode yang sama. Sedangkan pada Realisasi Pendistribusian BBM Tahun 2017 hari ke-17 (H+1), terdapat penurunan sebesar 4 % dibanding tahun sebelumnya.
Pada subsektor ketenagalistrikan, secara nasional beban puncak siang sebagian besar dalam kondisi normal. Sistem kelistrikan wilayah kondisi normal sebanyak 21 daerah (cadangan cukup) dan 2 daerah dalam kondisi siaga (cadangan lebih kecil dari pembangkit terbesar) yaitu: Sorong + Papua Isolated dan Jayapura. Secara keseluruhan total pasokan nasional sebesar 23.605,75 MW dengan beban puncak sebesar 18.007,41 MW sehingga cadangan operasi sebesar 5.377,51 MW.
“Hingga H+1 Lebaran Idul Fitri 1438 H ini, secara umum pasokan energi aman. Kini kami siapkan keamanan pasokan energi untuk periode arus balik lebaran agar masyarakat yang tengah bersilaturahmi dengan sanak saudara dan hendak kembali ke tempat tinggal masing-masing senantiasa dapat beraktivitas dengan lancar dan aman,” jelas Sujatmiko.(red)












