Kurangi Kepadatan, Menhub himbau jangan Mudik bersamaan di tanggal 23-24 juni

MEDANHEADLINES – Untuk mengurangi kepadatan di Puncak Mudik yang diprediksi akan terjadi pada jumat dan sabtu tanggal 23 -24 Juni mendatang, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi K. Sumadi mengimbau masyarakat untuk mempercepat atau memperlambat hari Mudiknya

“Itu akan mengurangi kepadatan. Dan kenikmatan, kenyamanan akan tercapai daripada mesti berdesakan pada tanggal tersebut,” kata Menhub usai Rapat Terbatas, di Kantor Presiden.

Dikatakannya, kemungkinan adanya peningkatan frekuensi kendaraan masyarakat melalui Tol Cipali pada masa mudik Lebaran 2017 ini.

Untuk itu, pihaknya bekerja sama dengan Polri akan menetapkan suatu pembatasan dengan melakukan buka tutup di Cipali, dengan menyarankan masyarakat menggunakan jalur selatan atau utara (non tol).

“Kami tidak mengkaji sendiri, kami minta MTI (masyarakat Transportasi Indonesia) untuk mengkaji. Dari kajian itu memang MTI tidak merekomendasikan untuk diberlakukan,” jelas Menhub.

Terkait pemudik yang menggunakan motor, Menhub mengingatkan, bahwa hal itu berbahaya. Secara statistik, menurut Menhub, lebih dari 50% kecelakaan itu pada kendaraan motor. Oleh karenanya, Kementerian Perhubungan bersama dengan stakeholder, bersama dengan BUMN bahkan termasuk beberapa (stasiun) TV melakukan kegiatan mudik bersama.

“Kita menyediakan mudik gratis untuk 208.000 penumpang dan 48.000 dari pemudik motor untuk dimudikkan gratis menggunakan kapal, menggunakan bus, menggunakan truk, dan menggunakan kereta. Ini di luar beberapa pihak yang mengadakan mudik-mudik yang gratis,” jelas Menhub seraya menyampaikan apresiasinya kepada para stakeholder yang memberikan supporting dalam menangani arus mudik Lebaran kali ini. (setkab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.