Kembangkan Teknologi Informasi, Menristek inginkan E-KTP buatan dalam negri

MEDANHEADLINES –  Menristekdikti Muhammad Nasir mengatakan saat ini terus mengembangkan teknologi informasi Proyek e–KTP,sementara Kemendagri mengurusi pengadaan barang dan jasa e-KTP.

” Kemenristekdikti tugasnya untuk mengembangkan sim card dan teknologi informasinya,” kata Muhammad Nasir

Dikatakannya, Untuk pengembangan teknologi, saat ini pihaknya sudah membentuk tim dengan konsorsium empat perguruan tinggi yaitu Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Telkom dan Universitas Hasanuddin.

“Saat ini kami sudah membentuk tim dengan konsorsium yaitu dengan empat perguruan tinggi, UI, ITB, Universitas Telkom dan Universitas Hasanuddin membuat satu sistem untuk sim cardnya. Sim cardnya ini kami harus melalui teknologi bagaimana pembuatan kartu sedang kami desain sistemnya,” ucap dia.

Dia mengaku tak mau teknologi dalam e-KTP dari luar negeri. Apalagi, proyek e-KTP sebelumnya telah bermasalah perkara kasus korupsi.

“Teknologinya dikembangkan oleh Indonesia sendiri. Kalau dari luar negeri jangan sampai seperti kasus e-KTP yang lama ini,” ujar dia.

Mengenai kendala, lanjut dia masalah anggaran untuk mengembangkan teknologi masih dalam pembahasan rapat di Kemeko Polhukam.

“Kalau perkembangan teknologi yang ada di dunia seperti yang pernah saya sampaikan kendalanya bagaimana cara untuk merespons masalah anggaran yang saya sampaikan ke Pak Menko Polhukam tadi,” Pungkasnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.