MEDANHEADLINES, Medan – Untuk menghindari pembunuhan kembali terhadap Harimau Sumatera oleh Warga, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara (Sumut) langsung turun ke Kecamatan Aek Natas Labuhan Batu Utara (labura) setelah mendapatkan laporan dari warga yang menemukan jejak dan bunyi auman Harimau
Sebelumnya diketahui pada 25 Mei lalu, BBKSDA Sumut menemukan laporan harimau mati di lokasi yang sama namun setelah dilakukan pengecekan, hewan tersebut ternyata beberapa bagian tubuhnya telah hilang,oleh karenanya mereka tak ingin kejadian serupa terulang kembali.
.”Kita dapat laporan kemarin dari masyarakat bahwa ada harimau mengaum di sana, maka tim BBKSDA bersama mitra berangkat ke sana untuk menangani,” kata Kepala Bidang KSDA Wilayah I BBKSDA Sumut, Mukhtar Amin Ahmadi, Selasa (30/5/2017).
Lebih lanjut, Amin mengatakan, meski belum menemukan harimau yang dimaksud. Namun, dengan ditemukannya bekas tapak harimau. Artinya, ada harimau lain selain harimau yang mati dibunuh warga beberapa waktu yang lalu.
” ini upaya pencegahan agar tidak terjadi lagi pembunuhan harimau,jadi tim segera menuju ke lokasi,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Kepala Seksi Perencanaan, Perlindungan dan Pengawetan BBKSDA Sumut, Herbert Aritonang mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan unsur-unsur terkait agar tidak terjadi permasalahan di lapangan
“Tim penanganan konflik kita sudah melakukan kordinasi dengan ihak terkait agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di lapangan,” jelasnya (pra)











